Jakarta -
Lemari memang dirancang sebagai tempat utama untuk menyimpan koleksi baju agar tetap rapi dan terawat. Pada kondisi tertentu, keterbatasan ruang di rumah sering kali memaksa sebagian orang untuk menyimpan berbagai barang lain di dalam lemari. Tanpa disadari, kebiasaan ini justru dapat membuat lemari menjadi sumpek dan berantakan.
Kondisi ini tentunya bisa membuat kita kesulitan ketika sedang terburu-buru memilih pakaian. Selain itu, tumpukan barang yang tidak penting berisiko mengotori atau merusak kain. Oleh karena itu, penting untuk mulai memilah dan mengeluarkan benda-benda yang sebenarnya tidak seharusnya berada di dalam sana agar lemari kembali lega.
Berikut ini daftar barang yang sebaiknya tidak disimpan di dalam lemari:
Sepatu
Sepatu adalah benda yang sering digunakan di luar ruangan sehingga pastinya bersentuhan langsung dengan aspal, tanah, dan berbagai kotoran lainnya yang penuh dengan bakteri dan kuman. Meski sudah dicuci, sisa kotoran yang masih ada sepatu bisa mengontaminasi pakaian bersih di dalam lemari.
Selain masalah higienitas, keringat yang terserap di bahan sepatu dapat menimbulkan aroma tidak sedap yang akan terperangkap di dalam ruangan lemari yang minim sirkulasi udara. Maka dari itu, sepatu sebaiknya diletakkan di rak sepatu yang ditaruh di dekat pintu utama.
Tas Tangan
Tas jarang dipakai di dalam rumah sehingga menyimpannya di lemari hanya akan memakan tempat. Selain itu, meletakkannya begitu saja tanpa pelindung berisiko menimbulkan gesekan yang menyebabkan kulit tas terkelupas atau rusak.
Sebenarnya, tas lebih efektif jika digantung di standing hanger atau gantungan dinding agar lebih mudah diambil dan dikembalikan. Langkah ini juga membantu menjaga sirkulasi udara di sekitar tas agar tidak mudah berjamur akibat disimpan di ruang kedap. Sementara untuk tas yang yang frekuensi pemakaiannya jarang bisa diletakkan secara rapi di bagian atas lemari.
Makanan Ringan
Menyimpan makanan ringan di dalam lemari pakaian adalah kebiasaan yang sebaiknya dihentikan. Meski kemasannya tertutup, aromanya yang kuat berisiko mengundang serangga seperti semut, kecoa, hingga kutu untuk masuk ke dalam lemari. Jika sampai bocor atau tumpah, remahannya akan sulit dibersihkan dari sela-sela lemari yang sulit dijangkau.
Selain mengundang hama, pakaian pun berisiko menyerap bau makanan tersebut sehingga aromanya jadi tidak segar lagi ketika akan digunakan. Snack atau camilan sebaiknya ditaruh di dapur atau rak khusus makanan agar kebersihan tetap terjaga.
Pakaian Kotor
Sebagian orang terkadang menaruh pakaian kotor di dalam lemari setelah dikenakan seharian di luar. Padahal, pakaian yang telah terpapar kotoran, debu, dan polusi ini menjadi sarang bakteri serta kuman yang bisa dengan mudah berpindah ke pakaian bersih di sekitarnya.
Selain itu, keringat yang menempel pada serat kain akan terperangkap di dalam lemari yang tertutup sehingga memicu bau apek yang sulit dihilangkan. Jika masih ingin dipakai, sebaiknya gantung pakaian tersebut menggunakan hanger di ruangan terbuka agar tidak tercampur dengan pakaian bersih di lemari.
Dokumen atau Surat-surat Penting
Menyimpan dokumen penting seperti akta atau kontrak di dalam lemari pakaian sangat tidak disarankan. Lemari sering kali memiliki kelembapan yang tidak stabil yang bisa membuat kertas menjadi berbau, berjamur, atau bahkan hancur dimakan kutu atau rayap. Sebaiknya gunakan kotak arsip khusus yang kedap udara dan letakkan di tempat yang kering.
Produk Perawatan Berbahan Cair
Produk perawatan berbahan cair, seperti sampo, sabun, dan parfum sebaiknya tidak disimpan di lemari. Benda tersebut memiliki risiko kebocoran atau tumpah jika tidak sengaja tersenggol.
Kondisi lemari yang tertutup rapat juga membuat aroma tajam dari produk-produk tersebut terperangkap dan menempel kuat pada baju. Produk-produk seperti ini akan lebih baik jika diletakkan di meja rias atau rak khusus yang lebih aman dari senggolan.
Pakaian yang Tidak Pernah Dipakai
Salah satu penyebab utama lemari terasa penuh dan sesak adalah pakaian yang terlalu penuh. Pakaian yang sudah kekecilan, rusak, atau tidak pernah dipakai lagi hanya akan memakan tempat. Tumpukan ini akan menghambat sirkulasi udara di dalam lemari dan memicu bau apek yang tidak sedap.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan sortir secara berkala agar lemari kembali terasa lega. Kamu bisa mulai memilah dan menyumbangkan pakaian yang tidak muat tetapi masih bagus dan layak. Dengan begitu, kamu tidak akan merasa pusing lagi setiap kali harus memilih busana harian.
(dis/dis)
Loading ...

5 hours ago
2

















































