7 Tanaman Pengusir Ular di Rumah, Ampuh dan Alami

4 hours ago 3

7 Tanaman Pengusir Ular di Rumah, Ampuh dan Alami

Memiliki halaman yang asri tentu menyenangkan, tetapi tak jarang area hijau di sekitar rumah bisa mengundang kehadiran hewan tak diinginkan, termasuk ular.

Untuk mencegahnya, banyak orang mulai beralih ke cara yang lebih aman dan ramah lingkungan. Salah satunya adalah memanfaatkan tanaman tertentu yang dikenal mampu mengusir ular secara alami.

Tanaman dipercaya dapat 'mengganggu' ular melalui karakter fisik hingga aroma yang dikeluarkan. Sebab, ular merupakan hewan yang bergantung pada organ sensorik, seperti lidah untuk mendeteksi partikel bau, dan kulit yang sensitif terhadap tekstur.

Berikut tujuh tanaman pengusir ular yang bisa ditanam di rumah untuk menjaga lingkungan tetap aman tanpa bahan kimia berbahaya.


1. Lidah Mertua

Tanaman Lidah Mertua atau Snake Plant bekerja sebagai penghalang fisik. Daunnya yang panjang, kaku, tegak, dan tajam di ujungnya membuat ular merasa tidak nyaman atau terancam saat mencoba melata di sela-selanya.

Tanam Lidah Mertua berjajar dan rapat di sepanjang pagar luar. Daunnya yang kaku dan tajam akan menjadi penghalang fisik pertama yang menyulitkan ular masuk.

2. Marigold

Marigold memiliki pertahanan ganda untuk menangkal ular. Akarnya mengeluarkan aroma tajam dan senyawa kimia ke dalam tanah yang mengganggu indra penciuman ular. Selain itu, marigold efektif mengusir hama seperti tikus tanah, yang merupakan salah satu sumber makanan ular.

Tanaman ini bisa ditanam di pot-pot kecil di sekitar lubang pembuangan air atau celah-celah di bawah dinding yang biasanya menjadi jalan masuk favorit ular kecil.

3. Kemangi

Kemangi mengeluarkan aroma herbal yang sangat kuat dan dominan. Bagi manusia aromanya segar, tapi bagi ular, bau menyengat ini mengganggu navigasi sensorik mereka. Tanam kemangi di dekat pintu masuk atau di ambang jendela.

4. Bawang Putih

Tanaman bawang putih mengandung senyawa sulfur (belerang) yang sangat tinggi. Saat ular melintas di dekatnya, aroma belerang yang tajam memberikan efek 'perih' dan mengganggu indra penciuman mereka yang sensitif.

Tanam di area taman yang biasanya lembap atau sering didatangi tikus tanah. Bau bawang putih tidak disukai oleh hama kecil, sehingga jika mangsanya hilang, ular pun tidak akan datang.

5. Lavender

Lavender memiliki kandungan minyak esensial dengan bau menyengat yang tidak disukai reptil. Ular cenderung menghindari area yang berbau lavender daripada harus melewatinya.

Letakkan di dekat pintu masuk, di ambang jendela, atau di teras. Selain mengusir ular, aroma ini juga efektif menghalau nyamuk dan serangga.

6. Rosemary

Sama seperti tanaman aromatik lainnya, rosemary memiliki bau kayu-kayuan (woody) yang kuat. Tanaman ini sering ditanam sebagai pagar alami karena aromanya yang tahan lama dan tidak disukai oleh banyak jenis reptil, termasuk ular.

Tanam di sela-sela Lidah Mertua untuk menambah lapisan aroma yang menyengat.

7. Timi (Thyme)

Tanaman timi atau thyme memberikan aroma herbal yang tajam. Karena thyme biasanya tumbuh rapat menutupi tanah (groundcover), tanaman ini juga mengurangi ruang gerak terbuka yang biasanya disukai ular untuk melintas dengan cepat.

Tanam di area antara pagar dan dinding rumah atau di sela-sela batu setapak. Timi yang rimbun akan menutupi tanah dan mengeluarkan aroma setiap kali ada tekanan atau pergerakan di atasnya.

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global