Kesetiaan Diding Boneng Tetap Mengabdi di Teater dan Dunia Pendidikan pada Usia 75 Tahun

2 hours ago 1

Diding Boneng Kesetiaan Diding Boneng Tetap Mengabdi di Teater dan Dunia Pendidikan pada Usia 75 Tahun / Foto: Marianus Harmita

Jakarta, Insertlive -

Meski tidak lagi seaktif dulu di dunia syuting, aktor senior Diding Boneng membuktikan semangat berkaryanya belum padam.

Di usia 75 tahun, ia masih rutin berkegiatan di dunia teater dan aktif membagikan ilmunya dengan mengajar mahasiswa di sejumlah kampus.

Diding Boneng menjadi perhatian publik setelah rumah yang ia tempati di kawasan Matraman Dalam, Pegangsaan 2, Jakarta Pusat, roboh.


Rumah tersebut merupakan peninggalan kakek dan neneknya yang diperkirakan telah berdiri hampir satu abad. Perlahan, Diding berupaya membangun kembali rumah penuh kenangan itu.

Pemilik nama asli Zainal Abidin ini mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan membuatnya tidak bisa lagi menerima pekerjaan syuting sesering dulu.

Penyakit asma yang ia derita membatasi aktivitas fisiknya. Meski demikian, kecintaannya pada teater tetap terjaga.

Ia mengatakan masih rutin terlibat dalam kegiatan teater, meskipun harus menyesuaikan dengan kondisi tubuhnya saat ini.

"Kalau teater, insyaallah saya rutin. Walaupun cuma duduk gini, yang lain latihan saya duduk gini nggak apa-apa kalau di teater ya karena saya belum mampu bergerak," kata Diding Boneng.


Aktivitasnya di dunia teater pun terbilang padat. Diding mengaku menangani beberapa grup sekaligus, sehingga hampir setiap hari ia menyempatkan diri datang ke teater, kecuali ketika tubuhnya benar-benar membutuhkan istirahat.

"(Waktunya) suka-suka saya karena saya banyak pegang grup. Hari ini (grup) ini, besok ini, gitu-gitu. Jadi hampir setiap hari saya aktif di teater. Paling istirahatnya kalau udah, 'Eh, gua capek, besok libur ya'. Besok break, kecuali gitu aja," tuturnya.

Selain aktif di panggung teater, aktor yang juga dikenal lewat film KKN di Desa Penari itu masih dipercaya membimbing kelas akting.

Namun, ia menegaskan bahwa undangan mengajar biasanya datang secara resmi dari institusi pendidikan, bukan permintaan pribadi.

"Mahasiswa yang pribadi jarang. Kolektif biasanya, atas nama kampus. Saya dipanggil atas nama kampus gitu. Ada dari beberapa, termasuk IPB Bogor ya, Bekasi Unisma. Unisma, IPB, saya ngajar di sana. Jadi atas nama kampus, tidak pribadi," ungkapnya.

Diding juga sempat tinggal sementara di Bekasi demi mempermudah aktivitas mengajarnya.

Ia memilih mengontrak rumah selama masa mengajar berlangsung agar tidak perlu bolak-balik dari Jakarta.

"Saya tempo hari di Bekasi kontrak karena saya ngajar sanggar di Bekasi. Sekarang ngajarnya sudah selesai, nah jadi saya pulang. Udah nggak di Bekasi lagi. Pulang ke sini, ke 'Tanah Air'. Tanah Air saya ini, saya lahir di sini kok," ujarnya.

Di usia senja, Diding Boneng menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalanginya untuk tetap berkarya dan berbagi ilmu.

Dedikasinya di dunia seni dan pendidikan menjadi bukti nyata bahwa semangat pengabdian tidak mengenal usia.

(ikh/fik)

Tonton juga video berikut:



snap logo

SNAP! adalah kanal video vertikal yang menyajikan konten infotainment singkat, cepat, dan visual. SNAP! menghadirkan cuplikan selebriti, tren viral, hingga highlight interview.

LEBIH LANJUT

Loading Loading

BACA JUGA

detikNetwork

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global