Keutamaan Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Mendapat Pahala Setara Puasa Setahun

5 hours ago 4

Jakarta -

Salah satu amalan uang dianjurkan dalam Islam usai Ramadan adalah puasa sunnah pada bulan Syawal. Puasa sunnah ini dilakukan untuk penyempurnaan sekaligus menjaga konsistensi usai sebulan penuh berpuasa selama Ramadan.

Puasa Syawal merupakan salah satu amalan yang memiliki keutamaan luar biasa. Pasalnya, puasa Syawal dipercaya memiliki pahala setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh.

Dalam buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII karya H. Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah, dijelaskan bahwa umat Islam dianjurkan untuk mengerjakan puasa di bulan Syawal, selama enam hari usai menunaikan puasa Ramadan.

Rasulullah SAW juga telah bersabda mengenai keutamaan puasa Syawal,


عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِنَا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ (رواه مسلم )

Latin: 'An Abi Ayyüb Al-Ansäriyyi radiyallahu 'anhu qala anna rasülallahi şallallahu 'alaihi wa sallama qala man sāma ramadana summa atha'ahu sittan min syawwālin kāna kaşiyāmid-dahri (rawāhu Muslim).

Artinya: Dari Abu Ayyub, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa puasa dalam bulan Ramadan, kemudian ia mengikutinya dengan puasa pula enam hari dalam bulan Syawal, adalah seperti puasa sepanjang masa," (HR. Muslim).

Dalam kitab Fiqih Sunnah, Sayyid Sabiq menjelaskan bahwa puasa Ramadan bernilai seperti sepuluh bulan, karena setiap amal kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat.

Sementara, puasa enam hari di bulan Syawal dinilai setara dengan dua bulan, sehingga jika keduanya digabungkan akan berjumlah dua belas bulan atau sama dengan satu tahun.

Keutamaan puasa Syawal juga ditegaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah,

"Seperti diceritakan dari Muhammad bin Ibrahim, Usamah bin Zaid terbiasa puasa di bulan-bulan suci. Rasulullah SAW kemudian berkata, 'Puasalah di Bulan Syawal,' lalu dia melaksanakan puasa tersebut hingga akhir hayat," (HR. Ibnu Majah).

Dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah, juga mengatakan bahwa puasa Syawal memiliki pahala yang dilipatgandakan.

"Siapa saja yang puasa enam hari setelah Idulfitri akan berpuasa selama satu tahun tersebut, dengan satu kebaikan dihargai 10 kebaikan serupa," (HR. Ibnu Majah).

(kpr/kpr)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global