Tak Hanya Wisata Religi, Kuil Gua Chin Swee Hadirkan Pemandangan Indah di Atas Awan

2 hours ago 2

Jakarta -

Kuil Gua Chin Swee di Kita Genting, Malaysia menjadi salah satu kuil yang ramai didatangi orang, tak hanya umat Buddha, melainkan wisatawan. Pasalnya, Kuol Gua Chin Swee tak hanya dijadikan tempat ibadah, melainkan wisata budaya, religi, hingga menikmati pemandangan alam. Budaya peninggalan Tionghoa yang kerap disebut Kuil di Atas Awan ini berada di kaki Pegunungan Pahang, Malaysia.

Maka dari itu, wisatawan yang berkunjung ke Kuil Gua Chin Swee dapat menikmati pemandangan alam nan indah serta udara berkabut yang berhembus sejuk. Dari ketinggian 4.600 mdpl, wisatawan dapat melihat dengan jelas awan berjalan perlahan.

Untuk menuju Kuil Gua Chin Swee, wisatawan dapat berangkat dari Terminal Pudu atau Terminal TBS, menggunakan bus menuju Terminal Awana di Genting Highlands. Pembelian tiket bus dapat dibeli melalui layanan online seperti Aero Bus.

Sekali perjalanan menuju Terminal Awana, cukup merogoh kocek sebesar 10RM atau setara dengan Rp 40 ribu. Sementara itu, untuk menuju Kuil Gua Chin Swee, wisatawan dapat menaiki cable car di Genting Highland yang menghubungkan Terminal Arwana dengan Sky Avanue Theme Park di puncak gunung, dengan tiket sehaarga 19RM, setara Rp 76 ribu.


Sepanjang perjalanan menaiki cabble car, pengunjung akan disuguhi pemandangan hutan hujan tropis berusia ratusan tahun. Setelah sampai di pemberhentian pertama, di Kuil Buddha Gua Chin Swee, wisatawan harus menuruni 4-5 eskalator untuk masuk ke area kuil.

Setibanya di area Kuil Gua Chin Swee, pengunjung akan langsung disambut dengan patung Lim Goh Tong, pendiri Genting Highland. Lim Goh Tong lah sosok yang membangun kuil Gua Chin Swee ini sebagai bentuk penghormatan kepada leluhurnya.

Nama Kuil Gua Chin Swee sendiri diambil dari nama seorang pendeta bernama Chin Swee. Tak jauh dari patung Lim Goh Tong, terdapat ruangan untuk berdoa atau beribadah.

Selanjutnya, ada patung Buddha duduk bersila berukuran sangat besar mencapai 100 meter berada 20 langkah setelah patung Lim Goh Tong.

Sementara di sisi kirinya, terdapat patung Dewi Kwan Im yang berdiri menjulang, serta lorong panjang dengan deretan patung-patung kecil, yang menceritakan perjalanan dari neraka menuju surga, sesuai keyakinan China Kuno kala itu.

(kpr/kpr)

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global