15 Wisata Dekat Stasiun Bogor, Tinggal Jalan Kaki!

2 hours ago 1

15 Wisata Dekat Stasiun Bogor, Tinggal Jalan Kaki!

Bogor selalu jadi pilihan favorit untuk liburan singkat, terutama bagi warga Jabodetabek yang ingin rehat sejenak tanpa harus menempuh perjalanan panjang, seperti momen libur Lebaran nanti.

Menariknya, banyak destinasi wisata di Kota Hujan ini yang lokasinya sangat dekat dengan Stasiun Bogor. Begitu turun dari kereta, berbagai spot menarik sudah bisa dijelajahi hanya dengan berjalan kaki.

Mulai dari wisata sejarah, taman hijau, hingga tempat rekreasi kekinian, semuanya praktis dan mudah dijangkau. Berikut deretan tempat wisata yang dekat dengan Stasiun Bogor dan bisa diakses dengan jalan kaki.

1. Museum dan Monumen PETA Bogor

Museum dan Monumen PETA (Pembela Tanah Air) menjadi salah satu destinasi sejarah yang cukup dekat dari Stasiun Bogor. Jaraknya sekitar 1,8 kilometer dan masih nyaman ditempuh dengan berjalan kaki. Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No. 35, Pabaton, museum ini menyimpan banyak cerita penting tentang perjalanan pasukan Pembela Tanah Air yang menjadi cikal bakal TNI.


Begitu memasuki area kompleks museum, suasana heroik langsung terasa lewat monumen besar yang berdiri megah di halaman depan. Di dalamnya, pengunjung bisa melihat berbagai koleksi relief yang menggambarkan sejarah PETA sejak pembentukan hingga perlawanan terhadap penjajah. Ada pula patung, perlengkapan perang, senjata, hingga meriam yang menambah kesan autentik. Dengan harga tiket masuk sekitar Rp3 ribu, tempat ini cocok untuk wisata edukatif sekaligus napak tilas sejarah.

2. Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor menjadi ikon wisata yang nyaris tak terpisahkan dari kota ini. Lokasinya yang terletak di Jalan Ir. H. Juanda hanya berjarak sekitar lima menit dengan berjalan kaki dari Stasiun Bogor. Dengan luas mencapai 87 hektar dan koleksi lebih dari 15 ribu jenis tanaman, kawasan ini menawarkan suasana hijau yang menenangkan di tengah kota.

Di dalam Kebun Raya Bogor, banyak spot menarik yang bisa dijelajahi, mulai dari Prasasti Reinwardt, Monumen Lady Raffles, Danau Gunting, hingga Pemakaman Kuno Belanda. Area ini juga dikenal sebagai tempat favorit untuk berjalan santai, bersepeda, hingga berfoto. Selain menikmati keindahan alam, pengunjung bisa belajar tentang tanaman langka, anggrek, hingga berbagai jenis kopi. Tiket masuknya dibanderol Rp15.500 pada hari kerja dan Rp25.500 saat akhir pekan atau hari libur.

3. Taman Meksiko

Masih berada di kawasan Kebun Raya Bogor, destinasi selanjutnya ada Taman Meksiko. Taman ini memiliki suasana yang berbeda dari taman pada umumnya, karena dikenal unik sebab menghadirkan konsep taman kaktus yang menyerupai lanskap gurun. Jaraknya hanya sekitar 3 kilometer dari Stasiun Bogor dan bisa dicapai dengan berjalan kaki sekitar 20 menit.

Di Taman Meksiko ini, pengunjung bisa menemukan ratusan spesies kaktus dan tanaman gurun yang jarang ditemui di tempat lain. Jalan-jalan di area ini juga memberikan pengalaman visual yang menarik sekaligus edukatif. Tak heran jika taman ini sering jadi favorit untuk berfoto. Tiket masuknya mengikuti harga Kebun Raya Bogor, yakni Rp15.500 pada hari biasa dan Rp25.500 saat akhir pekan.

4. Taman Peranginan

Selanjutnya ada ruang terbuka hijau Taman Peranginan yang cukup tersembunyi namun nyaman untuk bersantai. Terletak di kawasan Sempur tidak jauh dari Istana Kepresidenan Bogor, taman ini berada di dataran yang lebih tinggi sehingga udaranya terasa lebih sejuk dan anginnya cukup kencang.

Meski tidak terlalu luas, Taman Peranginan sering dimanfaatkan sebagai tempat rehat sejenak dan melepas penat. Tersedia bangku-bangku beton di bawah rindangnya pepohonan, serhingga cocok untuk duduk santai sambil menikmati pemandangan Kota Bogor dari ketinggian. Pada akhir pekan, taman ini kerap dipadati warga lokal maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang di tengah kota.

5. Devoyage Bogor

Bagi yang ingin merasakan nuansa Eropa tanpa harus ke luar negeri, Devoyage Bogor bisa jadi pilihan menarik. Destinasi ini menghadirkan miniatur bangunan khas Eropa dengan detail yang cukup menyerupai aslinya. Dengan luas sekitar 1,5 hektar, Devoyage Bogor dipenuhi spot foto yang Instagrammable.

Salah satu daya tarik utama di sini adalah replika Menara Eiffel yang sering menjadi latar swafoto favorit. Selain berkeliling, pengunjung juga bisa menikmati wahana perahu kecil yang menyusuri sungai buatan. Tersedia pula penyewaan kostum tradisional Eropa, serta fasilitas penunjang seperti rumah makan dan area foto. Devoyage Bogor berlokasi di Jalan Raya Bogor Boulevard No. 240, Parung Jambu, dan cocok untuk liburan singkat yang seru.

6. Museum Zoologi

Museum Zoologi Bogor menjadi destinasi edukatif danlokasinya sangat strategis, sebab masih satu kawasan dengan Kebun Raya Bogor. Museum ini berdiri sejak 1894 atas gagasan J.C. Koningsberger dan dulunya dikenal dengan nama Landbouw Zoologisch Laboratorium. Dari Stasiun Bogor, jaraknya hanya sekitar 1,3 kilometer sehingga mudah dijangkau dengan berjalan kaki.

Di dalam museum, pengunjung bisa menjelajahi ribuan koleksi spesimen fauna dari berbagai belahan dunia. Mulai dari serangga dengan warna mencolok, hewan-hewan yang diawetkan, hingga rangka paus biru raksasa yang menjadi ikon utama museum. Tak hanya menarik secara visual, Museum Zoologi juga menyajikan informasi ilmiah yang menambah wawasan tentang dunia fauna, termasuk hewan langka dan dilindungi. Harga tiket masuknya Rp15.000 pada hari kerja dan Rp25.000 saat akhir pekan atau hari libur nasional.

7. Museum Tanah dan Pertanian

Berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda No. 98, museum Museum Tanah dan Pertanian menjadi tempat yang tepat untuk mengenal lebih dekat kekayaan tanah serta perkembangan pertanian di Indonesia. Jaraknya relatif dekat dari Stasiun Bogor dan masih nyaman ditempuh dengan berjalan kaki.

Di dalam museum ini, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi menarik, mulai dari jenis-jenis tanah di Indonesia, alat pertanian tempo dulu, hingga informasi mengenai teknologi pertanian modern. Penyajiannya dibuat cukup interaktif sehingga mudah dipahami. Menariknya lagi, museum ini bisa dikunjungi secara gratis pada hari dan jam operasional tertentu, yakni Selasa sampai Kamis pukul 09.00-15.00 WIB serta Sabtu pukul 09.00-12.00 WIB.

8. Taman Kencana

Taman Kencana menjadi salah satu ruang hijau yang ikonik di pusat Kota Bogor. Taman ini berada di kawasan Babakan dan dikenal juga dengan nama Van Imhoff Square atau Van Imhoff Plein yang dibangun sejak 1917. Meski sederhana, suasana taman terasa tenang dan asri, cocok untuk melepas penat setelah beraktivitas.

Pepohonan rindang yang mengelilingi taman di area ini membuat udara terasa sejuk, terutama saat siang hari. Banyak pengunjung datang untuk duduk santai, berjalan ringan, atau sekadar menikmati suasana kota. Taman Kencana juga memiliki sejumlah sudut yang menarik untuk berfoto, menjadikannya spot favorit bagi pencinta swafoto dengan latar hijau alami.

9. Alun-alun Kota Bogor

Sebagai ikon baru kota, Alun-Alun Kota Bogor langsung mencuri perhatian sejak diresmikan pada Desember 2021. Lokasinya yang dekat dengan Stasiun Bogor membuat tempat ini selalu ramai dikunjungi, terutama pada sore hari dan akhir pekan.

Area alun-alun ini cukup luas dan dilengkapi ruang terbuka hijau, area olahraga, serta taman bermain. Tak jarang, berbagai acara dan festival budaya digelar di sini. Pengunjung bisa bersantai, berolahraga ringan, atau menikmati jajanan yang dijajakan di sekitar area. Dengan akses gratis dan jam buka dari pagi hingga malam, Alun-Alun Kota Bogor menjadi pilihan tepat untuk menikmati suasana kota tanpa harus merogoh kocek.

10. Jalan Suryakencana

Jalan Suryakencana dikenal sebagai salah satu kawasan paling hidup di Bogor. Jalan ini menawarkan nuansa kota tua dengan deretan bangunan berarsitektur kolonial yang masih terjaga hingga kini. Setiap sudutnya kerap menjadi latar foto favorit karena tampilannya yang khas dan penuh karakter.

Selain suasananya yang menarik, Jalan Suryakencana juga surga kuliner legendaris. Beragam jajanan dan makanan khas Bogor bisa ditemukan di sepanjang jalan ini, mulai dari yang manis hingga gurih. Tak heran jika kawasan ini selalu masuk daftar wisata dekat Stasiun Bogor yang wajib disambangi, baik untuk berburu foto maupun mencicipi kuliner lawas yang melegenda.

11. Museum Nasional Sejarah Alam

Museum Nasional Sejarah Alam atau yang kerap disingkat Munasain berada di Jalan Ir. H. Juanda No. 22-24, Paledang, Bogor. Lokasinya masih satu area dengan Kebun Raya Bogor, sehingga mudah dijangkau dari Stasiun Bogor. Museum ini resmi dibuka pada Juli 2019 dan mengusung tema besar Manusia dan Lingkungan.

Di dalamnya, pengunjung diajak menelusuri perjalanan panjang peradaban manusia sejak masa prasejarah. Mulai dari cara bertahan hidup, berburu makanan, hingga proses migrasi manusia ke berbagai wilayah. Museum ini juga membahas awal mula pertanian dan hubungan erat manusia dengan alam sekitarnya. Tanpa terasa menggurui, Munasain mengajak pengunjung untuk lebih peduli pada lingkungan sebagai bagian penting dari kehidupan. Harga tiket masuknya Rp15.000 pada hari kerja dan Rp25.000 saat akhir pekan serta hari libur nasional.

12. Taman Air Mancur

Taman Air Mancur menjadi salah satu ruang publik yang cukup populer di Bogor. Lokasinya berada di Jalan Jenderal Sudirman No. 56, kawasan Sempur, dan bisa ditempuh sekitar 5 hingga 10 menit dari Stasiun Bogor. Meski jaraknya sedikit lebih jauh, taman ini tetap sering masuk daftar tujuan favorit warga dan wisatawan.

Daya tarik utamanya terletak pada pertunjukan air mancur menari yang biasanya digelar pada malam hari, terutama saat akhir pekan. Cahaya lampu dan gerakan air dari pertunjukan ini menciptakan suasana yang menyenangkan. Di luar jam pertunjukan, taman ini juga kerap dimanfaatkan untuk bersantai, berjalan santai, atau berolahraga ringan.

13. Taman Sempur

Taman Sempur berlokasi di Jalan Sempur No. 1 dan dikenal sebagai salah satu ruang terbuka hijau paling aktif di Bogor. Aksesnya gratis dan hampir selalu ramai, terutama pada pagi dan sore hari. Setiap Minggu pagi, kawasan ini menjadi pusat kegiatan car free day yang dipenuhi warga dari berbagai penjuru kota.

Fasilitas yang tersedia pun cukup lengkap, mulai dari jogging track, area panjat tebing, hingga lokasi senam bersama. Bagi yang ingin bersantai sambil menambah wawasan, tersedia Kotak Literasi Cerdas yang memungkinkan pengunjung membaca buku secara gratis. Di sekitar taman juga banyak pedagang makanan dengan harga terjangkau. Tepat di sebelahnya terdapat Taman Ekspresi yang kerap menjadi lokasi pertunjukan seni budaya terbuka.

14. Doclang 405 Jembatan Merah

Berwisata ke Bogor rasanya kurang lengkap tanpa mencicipi kuliner khasnya, salah satunya doclang. Kuliner tradisional ini sekilas mirip tahu telur, namun memiliki ciri khas lontong yang dibungkus daun patat sehingga aromanya lebih harum. Salah satu tempat legendaris yang menyajikan doclang otentik adalah Doclang 405 Jembatan Merah.

Berlokasi di Jalan Raya Gunung Batu, RT.01/RW.01, tempat ini telah berdiri sejak awal 2000-an dan masih ramai hingga sekarang. Seporsi doclang terdiri dari lontong daun patat yang dimasak hingga 12 jam, tahu goreng, kentang, telur, lalu disiram bumbu kacang kental. Rasanya sederhana namun kaya, cocok dijadikan penutup perjalanan setelah jalan kaki menjelajah Bogor.

15. Mie Kocok Mawar

Bagi pencinta kuliner berkuah, Mie Kocok Mawar wajib masuk daftar kunjungan. Warung legendaris ini sudah berdiri sejak tahun 1970-an dan dikenal dengan cita rasa mie kocoknya yang konsisten hingga kini. Lokasinya berada di Jalan Dr. Sumeru No. 2 RT.003/RW.008, tak jauh dari pusat kota Bogor.

Semangkuk mie kocok di sini disajikan dengan kuah gurih, mie kenyal, serta potongan daging yang melimpah. Tempatnya sederhana, namun selalu ramai oleh pelanggan setia dari berbagai generasi. Mie Kocok Mawar menjadi bukti bahwa kuliner legendaris Bogor masih bertahan dan terus dicari hingga sekarang.

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global