Jakarta -
Perdebatan soal anime dan manga memang tidak pernah ada habisnya. Banyak penggemar meyakini versi manga selalu lebih unggul karena menjadi sumber cerita asli. Namun, tidak sedikit pula anime yang justru berhasil menyajikan cerita dengan cara yang terasa lebih hidup dan membekas dibanding versi cetaknya.
Lewat animasi, musik, pengisi suara, hingga penggarapan adegan yang lebih rapi, beberapa anime mampu menyempurnakan cerita yang sebelumnya ada di manga. Alur terasa lebih mengalir, emosi karakter lebih terasa, dan momen penting jadi lebih terasa dampaknya. Tak heran jika beberapa judul justru lebih diingat lewat versi animenya. Berikut enam anime yang sering dianggap tampil lebih bagus dibandingkan versi manganya.
1. Attack on Titan (2013)
Pertama, ada anime Attack on Titan yang sering disebut sebagai adaptasi anime yang mampu melampaui versi manganya. Manga karya Hajime Isayama ini memang punya cerita yang kuat dan gelap, tetapi versi anime berhasil menghidupkan dunia tersebut dengan cara yang jauh lebih intens. Visual manuver 3D, sudut pengambilan gambar yang luas, dan ritme cerita dari manga ini dibuat dengan lebih rapi sehingga membuat setiap episodenya terasa menegangkan sejak menit awal.
Peran WIT Studio di musim awal dan MAPPA di musim lanjutan saat menggarap anime ini juga memberi warna berbeda yang sama-sama kuat. Adegan pertempuran terasa lebih brutal dan emosional. Musik latar yang digunakan terkenal membuat kesan megah dan mempertegas rasa putus asa, kemarahan, dan konflik batin para karakternya, terutama saat cerita mulai memasuki fase yang lebih gelap.
Jika di manga ketegangan cerita dibangun lewat panel dan dialog, anime menyempurnakannya lewat suara, ekspresi, dan tempo cerita. Tidak heran jika banyak penonton mengaku lebih "kena" secara emosional lewat versi anime dibandingkan manganya.
2. One-Punch Man (2015)
One-Punch Man sejak awal sudah memiliki konsep cerita yang unik lewat karakter utama yang terlalu kuat untuk dunianya sendiri. Namun versi anime, khususnya musim pertama yang digarap oleh Madhouse, berhasil mengangkat cerita ini ke level yang berbeda lewat kualitas animasi yang luar biasa.
Pertarungan disajikan dengan detail tinggi, gerakan cepat, dan koreografi yang terasa penuh tenaga. Setiap pukulan Saitama tidak hanya terasa lucu, tetapi juga spektakuler secara visual. Adegan melawan Boros jadi salah satu contoh bagaimana anime mampu membuat parodi superhero terasa megah tanpa kehilangan unsur komedinya.
Humor dalam anime juga terasa lebih mengena berkat ekspresi karakter dan timing suara yang tepat. Walaupun ilustrasi manga karya ONE dan Yusuke Murata ini sudah sangat kuat, versi animenya berhasil memadukan aksi dan komedi secara lebih hidup dan seimbang, menjadikannya salah satu adaptasi anime paling dipuji.
3. Violet Evergarden (2020)
Violet Evergarden adalah contoh anime selanjutnya yang menang lewat perasaan. Ceritanya memang sudah menyentuh sejak versi novel ringan dan manga, tetapi adaptasi animenya berhasil membuat kisah Violet terasa jauh lebih dalam dan personal. Kyoto Animation membungkus ceritanya dengan pendekatan yang tenang, membuat setiap episode terasa seperti potongan hidup yang dekat dengan penonton.
Kekuatan utama anime ini ada pada detail-detail kecilnya. Contohnya seperti gerakan tubuh yang halus, ekspresi wajah yang nyaris tak terlihat, hingga pencahayaan lembut yang membangun suasana sunyi. Emosi nya tidak selalu disampaikan lewat dialog panjang, melainkan lewat tatapan, jeda, dan keheningan yang dibiarkan berbicara sendiri. Setiap detail kecil ini membantu menyampaikan emosi Violet yang perlahan belajar memahami perasaan manusia.
Meski versi manga dan novel ringannya sudah menyentuh, anime Violet Evergarden memberi lapisan emosi tambahan lewat musik orkestra dan ritme cerita yang sabar. Kombinasi visual, suara, dan suasana membuat kisahnya terasa lebih hidup dan meninggalkan kesan yang lama setelah episode berakhir.
4. Demon Slayer (2019)
Demon Slayer menjadi salah satu contoh paling jelas bagaimana anime bisa mengangkat cerita manga ke level yang lebih tinggi. Ufotable menghadirkan kualitas animasi yang langsung mencuri perhatian, terutama pada adegan pertarungan. Warna yang tajam, efek visual yang halus, serta pergerakan kamera yang sinematik membuat setiap aksi terasa dinamis dan memukau dari anime ini.
Jika versi manga terlihat cukup sederhana secara visual, anime Demon Slayer justru tampil penuh detail. Teknik pernapasan dan jurus pedang karakternya divisualisasikan dengan efek yang indah tanpa menghilangkan emosi di balik pertarungan.
Selain animasi, pengaturan tempo cerita dalam anime juga terasa lebih rapi. Musik latar dan efek suara memperkuat suasana, terutama saat Tanjiro berhadapan dengan tragedi keluarganya.
5. Your Lie in April (2014)
Your Lie in April mungkin sulit dilepaskan dari versi animenya. Cerita manganya memang menyentuh, tapi anime berhasil menghidupkannya lewat musik dan visual. Adegan konser piano dan biola digarap dengan detail, mulai dari gerakan jari hingga ekspresi wajah para karakternya.
Selain itu, warna dan pencahayaan anime ini juga digunakan untuk mengikuti perubahan emosi cerita. Saat suasana bahagia, tampilan terasa cerah dan ringan. Ketika cerita mulai gelap, suasananya pun ikut meredup. Hal ini membuat emosi karakter lebih mudah dipahami, bahkan tanpa banyak penjelasan.
6. Jujutsu Kaisen (2020)
Sejak awal tayang, Jujutsu Kaisen langsung menarik perhatian lewat kualitas animasinya. Studio MAPPA berhasil menerjemahkan dunia kutukan dan pertarungan jarak dekat dengan visual yang dinamis dan penuh energi. Gerakan karakter terasa cepat, tapi tetap jelas dan alurnya mudah diikuti.
Gaya gambar manga Jujutsu Kaisen dikenal kasar dan ekspresif. Anime kemudian merapikannya tanpa menghilangkan karakter aslinya. Koreografi pertarungan tiap karakternya juga dibuat lebih terstruktur, sementara pergerakan kamera memberi kesan intens di setiap adegan.
Musik dan efek suara dalam anime ini juga ikut memperkuat suasana. Setiap serangan terasa punya bobot, dan ketegangan dijaga sepanjang episode. Dengan penyajian seperti ini, tidak heran jika banyak penonton merasa versi anime Jujutsu Kaisen lebih memuaskan sebagai tontonan dibandingkan versi manganya.
(Steffy Gracia/dis)

2 hours ago
1

















































