Jakarta -
Syuting film blockbuster ternyata tidak selalu glamor. Ben Affleck baru-baru ini membongkar pengalaman tak terlupakan saat terlibat dalam film Armageddon (1998).
Di balik salah satu adegan paling emosional film tersebut, Affleck ternyata harus menahan sakit parah akibat keracunan makanan.
Dalam wawancara terbarunya, Affleck mengenang momen ketika ia harus menjalani syuting adegan penting bersama Bruce Willis dalam kondisi tubuh yang jauh dari kata prima.
Adegan tersebut memperlihatkan karakter Harry S. Stamper (Willis) mengorbankan diri dengan bertukar tempat dengan AJ Frost (Affleck) di asteroid-momen yang hingga kini masih membekas di ingatan penonton.
Affleck mengungkapkan bahwa pada hari pengambilan adegan tersebut, ia mengalami keracunan makanan parah.
Namun, sebagai aktor muda yang saat itu belum banyak pengalaman, ia merasa tidak punya pilihan selain tetap datang ke lokasi syuting.
"Saat itu saya belum tahu kalau sebenarnya aktor bisa menelepon dan bilang, 'Saya terlalu sakit untuk bekerja hari ini,'" ujar Affleck.
"Saya berpikir, 'Saya harus tetap datang,'" sambungnya.
Keputusannya itu berujung pada situasi yang tidak biasa. Affleck mengaku harus muntah di sela-sela pengambilan gambar, sesuatu yang bahkan ia sebut sebagai pengalaman pertama dan terakhir dalam hidupnya.
"Mereka menyediakan tong sampah, dan saya muntah di antara pengambilan gambar," kenangnya sambil tertawa.
"Anehnya, mungkin itu justru membuat adegannya terasa lebih kuat," lanjut Affleck.
Meski terdengar ekstrem, Affleck percaya kondisi fisiknya saat itu ikut memberi lapisan emosi tambahan pada adegan tersebut.
Rasa lelah, sakit, dan tekanan emosional justru membuat ekspresinya terasa lebih mentah dan autentik di layar.
Film Armageddon menjadi salah satu titik penting dalam karier Affleck.
Selain memperkuat posisinya sebagai bintang Hollywood, proyek ini juga mempertemukannya dengan deretan aktor besar, termasuk Bruce Willis dan Steve Buscemi.
Affleck juga mengenang kebaikan Bruce Willis di lokasi syuting. Ia menyebut Willis sebagai sosok senior yang sangat ramah dan peduli pada semua orang di set.
Hal serupa sebelumnya juga diungkapkan produser Armageddon, Jerry Bruckheimer. Menurutnya, Willis dikenal sangat murah hati terhadap kru film.
Di akhir setiap pekan, Willis bahkan kerap menyumbangkan uang tunai untuk dibagikan melalui undian kecil kepada para kru.
"Bruce adalah orang yang sangat baik dan murah hati. Dia benar-benar peduli pada kru," kata Bruckheimer, yang menyebut Willis sebagai teman dekat.
Kenangan tersebut terasa semakin emosional mengingat Bruce Willis telah pensiun dari dunia akting sejak 2022.
Keluarganya mengumumkan bahwa Willis mundur dari dunia film setelah didiagnosis afasia, yang kemudian berkembang menjadi demensia frontotemporal (FTD).
Bagi Affleck, pengalaman syuting Armageddon bukan sekadar bagian dari perjalanan kariernya, tetapi juga potongan memori berharga bersama rekan-rekan yang membentuk dirinya sebagai aktor.
(ikh/fik)

3 hours ago
1

















































