Jakarta -
Dokter Samira Fahranaz alias Dokter Detektif (Doktif) mengaku kecewa lantaran Richard Lee enggan memberikan keterangan kepada penyidik terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan dokter kecantikan itu.
Richard Lee disebut enggan memberikan keterangan karena ia mengaku belum didampingi oleh kuasa hukumnya. Doktif menegaskan bahwa dirinya sudah berusaha kooperatif, tapi Richard lee justru tak menunjukkan sikap yang sama.
"Cukup kecewa karena memang, tapi setidaknya kalian bisa lihat ya bagaimana sikapnya Doktif dengan dia yang Doktif sangat kooperatif. Tetapi dia yang berusaha untuk mundur," ucap Doktif saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (7/4).
Doktif pun menduga Richard Lee sengaja mengulur waktu agar proses penyitaan aset digital miliknya tidak segera dilakukan pihak kepolisian.
"Jadwalnya harusnya pemeriksaannya hari ini, tetapi saudara tersangka DRL itu menolak untuk memberikan pernyataan karena tidak didampingi oleh lawyer-nya. Jadi, mungkin strategi ini yang digunakan oleh tersangka DRL untuk menunda-nunda pemeriksaan terhadap dirinya," duganya.
Doktif juga menilai Richard Lee merasa takut akun YouTube miliknya akan disita penyidik terkait kasus ini.
"Jadi, mungkin ketakutan juga karena, kemungkinan besar akan ada penyitaan terhadap akun tersangka DRL dan YouTube beliau," ujarnya.
Walaupun begitu, Doktif dengan tegas mengatakan dirinya tidak akan putus asa untuk terus mengawal kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesehatan dan Perlindungan Konsumen yang menjerat Richard Lee.
"Sampai detik ini, Doktif tekankan bahwa pelaporan Doktif kepada tersangka DRL untuk kasus Undang-Undang Kesehatan dan Perlindungan Konsumen tidak akan pernah Doktif cabut!" pungkasnya menegaskan.
(kpr/and)
Loading ...

3 hours ago
4

















































