Cerita Irene Suwandi Diundang Lisa Blackpink ke Bangkok Karena Light Stick Raksasa

5 hours ago 2

Jakarta -

Konten kreator Irene Suwandi mengalami momen tak terlupakan ketika karyanya berupa light stick raksasa berhasil menarik perhatian Lisa dari grup K-pop Blackpink. Berkat kreativitasnya tersebut, Irene bahkan diundang langsung ke Bangkok untuk menghadiri acara eksklusif yang digelar tim Lisa.

Irene mengaku perjalanan kariernya sebagai kreator tidak terjadi secara instan. Ia menggambarkan proses tersebut seperti menaiki tangga yang harus dilalui secara perlahan.

"Awalnya jalannya itu kayak tangga, pelan-pelan. Nggak langsung tiba-tiba jadi," kata Irene saat menceritakan awal perjalanan kontennya.

Berawal dari Lukisan untuk Donasi Covid-19


Di awal membuat konten, Irene sebenarnya belum fokus pada DIY. Ia memulai dengan membuat ilustrasi dan proyek gaun bertema Indonesia yang ia lukis sendiri. Gaun tersebut kemudian dilelang untuk menggalang dana donasi saat pandemi COVID-19.

Setelah itu, Irene mulai beralih membuat konten DIY (Do It Yourself). Ia mencoba berbagai eksperimen kreatif yang ternyata mendapat respons positif dari penonton.

Salah satu proyek uniknya adalah membuat konsep time zone berupa miniatur dunia seni dari kardus. Semua properti dibuat sendiri dengan bahan sederhana.

"Waktu itu aku bikin mainan-mainan art installation kecil dari kardus. Ternyata banyak yang suka karena unik," ujarnya.

Menggabungkan DIY dengan Hobi Fangirling

Seiring waktu, Irene menyadari bahwa ia juga memiliki ketertarikan besar pada dunia hiburan Korea. Ia mengaku menyukai K-pop, K-drama, hingga musik pop internasional seperti karya Ariana Grande.

Dari situ muncul ide untuk menggabungkan konten DIY dengan hobinya sebagai penggemar K-pop.

"Aku mulai bikin light stick dari berbagai grup K-pop. Ternyata konsep DIY yang digabung dengan fangirling itu menarik," katanya.

Ia membuat berbagai versi light stick kreatif hingga akhirnya muncul ide yang berbeda saat mengetahui Lisa akan menggelar fan meeting di Indonesia.

Light Stick Jumbo yang Mengubah Segalanya

Saat fan meeting tersebut berlangsung, Irene terpikir membuat sesuatu yang berbeda dari penggemar lain. Ia menciptakan light stick raksasa khusus untuk Lisa.

Menariknya, Lisa memang belum memiliki light stick resmi sebagai artis solo saat itu.

"Aku nggak berekspektasi apa-apa, cuma pengen bikin sesuatu yang beda," tutur Irene.

Di luar dugaan, light stick tersebut justru menarik perhatian Lisa. Sang idol bahkan mengambil light stick itu dan Irene pun mengunggah momen tersebut di media sosial.

Tak lama kemudian, tim Lisa menemukan video tersebut di TikTok.

"Mereka lihat dari TikTok. Lagi scroll ternyata ada orang bikin light stick segede gaban," katanya.

Dikiranya Penipuan, Ternyata Undangan Asli

Setelah videonya viral, Irene mengaku mendapat pesan langsung dari tim Lisa melalui DM. Awalnya ia bahkan mengira pesan tersebut adalah penipuan.

"Aku kira itu scam. Masa seorang Lisa ngontak aku," ujarnya sambil tertawa.

Namun ternyata undangan tersebut benar adanya. Irene akhirnya diundang ke Bangkok untuk menghadiri acara privat eksklusif dalam rangka promosi album terbaru Lisa.

Dalam kesempatan itu, ia bahkan bisa bertemu dan berbincang langsung dengan idolanya.

"Lisa ingat aku. Dia ambil light stick itu, yang besar banget kayak pohon Natal," cerita Irene.

Membawa Budaya Indonesia ke Panggung Internasional

Saat bertemu tim Lisa dan menghadiri acara di Bangkok, Irene berusaha memperkenalkan budaya Indonesia.

Menurutnya, sebagai kreator Indonesia ia ingin membawa identitas budaya lokal ke panggung internasional.

"Aku sebisa mungkin membawa Indonesia ke luar negeri, seperti sate, batik, dan budaya Indonesia," jelasnya.

Konten Tutorial Gambar Jadi Titik Awal Viral

Sebelum dikenal lewat light stick raksasa, Irene sebenarnya sempat viral lewat konten tutorial menggambar. Ia membuat video sederhana yang mengajarkan orang cara menggambar dengan mudah.

"Orang yang nggak bisa gambar jadi bisa gambar dari tutorial yang aku bikin," katanya.

Konten tersebut menjadi salah satu titik awal pertumbuhan audiensnya.

Tips Irene untuk Kreator Pemula

Di akhir wawancara, Irene juga membagikan tips bagi orang yang ingin memulai karier sebagai kreator konten.

Menurutnya, kunci utama adalah memulai dari hal yang disukai.

"Mulai aja dulu dari yang kamu suka. Kalau dari yang kamu suka, kamu jalaninnya enjoy dan nggak merasa tertekan," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membuat konten yang positif dan bermanfaat.

"Dunia perkontenan itu harus happy, positif, dan selalu memberi manfaat." tutup Irene.

(ANN/ANN)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global