Kompor Gas Vs Listrik: Perbandingan Lengkap dari Biaya hingga Efisiensi
Kompor memiliki peran penting untuk menunjang aktivitas harian dalam kehidupan manusia. Alat rumah tangga ini selalu ada di setiap rumah untuk menghasilkan berbagai hidangan lezat yang bisa dinikmati setiap harinya.
Seiring berkembangnya teknologi, alat masak ini telah berevolusi menjadi jauh lebih modern dan efisien. Saat ini, terdapat dua jenis kompor utama yang hadir sebagai pilihan bagi kebutuhan rumah tangga, yakni kompor gas dan kompor listrik.
Kedua kompor tersebut tentunya memiliki perbedaan dan keunggulannya masing-masing. Kompor gas menggunakan tabung gas sebagai sumber energinya, sementara kompor listrik membutuhkan energi listrik agar bisa menyala.
Sebelum memilih jenis kompor, tentunya sangat penting untuk mengetahui perbandingan dari kedua kompor tersebut, mulai dari biaya hingga penggunaannya. Agar tidak salah pilih, simak perbandingannya secara lengkap dalam informasi berikut.
1. Harga Kompor Listrik dan Kompor Gas
Kompor listrik dan kompor gas biasanya dijual dengan harga yang tidak berbeda jauh, tergantung mereknya. Namun, umumnya kompor gas dijual dengan harga yang lebih terjangkau daripada kompor listrik.
Hanya saja, biaya lain-lain di luar pembelian biasanya menjadi hal yang membuat kompor gas memakan biaya lebih banyak. Hal ini mencakup biaya instalasi, perawatan, hingga biaya rutin untuk membeli tabung gas yang harganya fluktuatif.
2. Biaya Pemakaian
Banyak orang yang ragu beralih ke kompor listrik karena khawatir terhadap tagihan listrik bulanan yang membengkak drastis. Padahal, menurut penjelasan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, penggunaan kompor listrik bisa menghemat sekitar 10-15% biaya masak dibanding kompor gas.
Namun, perlu diingat bahwa kompor listrik sangat bergantung pada tarif dasar listrik di rumah. Jika daya listrik rumah berada di golongan daya yang tinggi, tentu biayanya akan lebih terasa.
Sementara itu, kompor gas juga bisa menjadi pilihan efektif, terutama bagi pengguna gas subsidi yang harganya jauh lebih terjangkau.
3. Instalasi
Untuk pemasangan, kompor listrik membutuhkan Miniature Circuit Breaker (MCB) yang berfungsi untuk mencegah terjadinya risiko korsleting listrik.
Berbeda dengan kompor gas yang tidak perlu MCB. Kompor ini hanya hanya membutuhkan ruang yang cukup agar bisa ditaruh bersama dengan tabung gasnya. Selain itu, kamu juga membutuhkan beberapa komponen tambahan, seperti regulator dan selang gas agar kompor dapat digunakan untuk memasak.
4. Perawatan dan Pemeliharaan
Dari segi perawatan, sebenarnya kompor listrik lebih praktis dibandingkan kompor gas. Permukaannya yang rata memudahkan proses pembersihan sehingga dapat mengurangi risiko kerusakan akibat penumpukan kotoran. Namun, jika terjadi kerusakan, biaya servisnya akan sangat mahal.
Di sisi lain, kompor gas perlu mengganti regulator dan selang gas secara rutin agar terhindar dari risiko kebocoran gas.
5. Ketahanan Panas
Keunggulan utama dari kompor listrik terletak pada ketahanan panasnya. Permukaan kompor listrik mampu menjaga suhu panas selama beberapa saat meski aliran listrik sudah dimatikan sehingga bisa membuat makanan tetap hangat setelah dimasak.
Hal ini tentunya berbeda pada kompor gas yang akan langsung dingin setelah dimatikan.
6. Luas Penyimpanan
Kompor listrik umumnya dirancang secara minimalis dengan desain yang modern. Hal ini membuat kompor listrik tidak memakan banyak tempat, cocok digunakan untuk dapur kecil yang ruangannya terbatas.
Berbanding terbalik dengan kompor gas yang lebih boros tempat. Kompor gas membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih luas. Selain itu, kamu juga perlu mempertimbangkan ruang penyimpanan tambahan untuk menaruh tabung gas.
7. Efisiensi
Kompor gas dinilai lebih efisien daripada kompor listrik. Kompor gas dapat menghasilkan panas secara langsung dari api yang dihasilkan. Hal ini membuat suhu kompor cepat naik sehingga bisa langsung digunakan untuk memasak setelah dinyalakan. Selain itu, tingkat panasnya bisa diatur lebih mudah dengan cara membesarkan atau mengecilkan apinya.
Sebaliknya, kompor listrik membutuhkan waktu beberapa saat untuk mencapai suhu panas. Jadi, sebelum memasak, kamu harus menunggu sebentar sampai suhu kompor menjadi panas.
Mana yang Lebih Baik?
Berdasarkan perbandingan di atas, kalau dari segi biaya jangka panjang, kompor listrik dinilai lebih hemat daripada kompor gas. Kompor listrik dapat mengurangi pengeluaran yang dibutuhkan oleh kompor gas, seperti tabung gas yang dibeli secara rutin.
Selain itu, kompor listrik membutuhkan biaya perawatan yang jauh lebih terjangkau dibandingkan kompor gas. Hal ini membuat kompor listrik lebih awet.
Namun, untuk soal efisiensi, kompor gas lebih efisien daripada kompor listrik. Hal ini dikarenakan api yang dihasilkan mampu menghantarkan panas secara instan tanpa perlu waktu pemanasan awal. Begitu dinyalakan, kompor sudah bisa langsung dipakai untuk memasak sehingga proses masak di dapur menjadi jauh lebih singkat.

4 hours ago
3

















































