Herawati Buka Pintu Damai Asalkan Erin Akui Kesalahan

5 hours ago 2

Jakarta -

Herawati, mantan asisten Rien Wartia Trigina alias Erin mengaku siap membuka pintu damai dengan eks istri Andre Taulany itu terkait kasus dugaan penganiayaan yang dialaminya. Hal tersebut disampaikan Hera saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi III DRP RI.

Pada kesempatan itu, Herawati dengan berbesar hati mengatakan dirinya membuka pintu damai jika Erin memiliki itikad untuk mengakui kesalahan dan mengembalikan hak-haknya.

"Harapan saya mah, siap damai kalau Ibu Erin-nya mengakui kesalahan terus mengembalikan hak-hak saya kayak barang saya, handphone, baju, saya siap berdamai," ungkap Herawati di ruang rapat Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/5).

Sontak saja pengakuan Herawati itu menuai apresiasi dari para anggota Komisi III DPR RI, salah satunya, Widya Pratiwi. Ia mengaku tersentuh melihat kebesaran hati Herawati untuk memaafkan Erin.


"Alhamdulillah ya, hatinya besar ini. Saya apresiasi Mbak Herawati punya jiwa, mempunyai hati yang tulus untuk bisa memaafkan. Mbak, intinya begini, kita nggak rugi kok kita memaafkan orang ya," tutur Widya Pratiwi.

Sementara itu, Habiburokhman selaku pimpinan sidang juga berharap permasalahan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Ia juga menyinggung soal hubungan antara Erin selaku majikan dengan Herawati sebagai pekerja rumah tangga harus berlandaskan asas kekeluargaan.

"Semangatnya begitu ya Bu Hera. Kita mendorong ini penyelesaiannya kekeluargaan. Karena kan Ibu kan sudah berinteraksi dengan Bu Erin sebagai bagian keluarga. Kalau kita di rumah itu namanya pekerja rumah tangga, mau sopir apa pekerja rumah tangga lainnya, itu bagian dari keluarga," tutur Habiburokhman.

Seperti diketahui, kasus ini bermula dari Herawati yang melaporkan Erin atas dugaan penganiayaan. Dalam pengakuannya, Herawati mengaku dirinya dipukul menggunakan sapu lidi di bagian kepala.

Herawati mengatakan dugaan penganiayaan itu terjadi karena masalah pekerjaan rumah tangga yang dianggap Erin tidak rapi. Namun, Herawati justru dilaporkan baik oleh Erin atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi.

Hal ini dikarenakan Herawati menyebarkan foto bukti kekerasan yang dialaminya. Hingga saat ini, barang-barang pribadi Herawati, seperti handphone dan identitas pribadi masih ditahan di rumah Erin.

(kpr/and)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global