Makna di Balik Kado Perpisahan Ridwan Kamil untuk Atalia Praratya / Foto: Instagram ataliapr
Jakarta, Insertlive -
Perjalanan panjang rumah tangga mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Atalia Praratya resmi berakhir setelah hampir 29 tahun bersama.
Namun, di balik putusan cerai yang diketok Pengadilan Agama Bandung, tersimpan sebuah kado perpisahan penuh makna yang mencuri perhatian publik.
Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya diputuskan melalui sidang e-court pada Rabu, 7 Januari 2026.
Alih-alih diwarnai perselisihan harta atau konflik berkepanjangan, akhir pernikahan keduanya justru menghadirkan momen yang menyentuh sisi kemanusiaan.
Ridwan Kamil memberikan sebuah tanda mata kepada Atalia sebagai kenang-kenangan terakhir. Bukan berupa materi bernilai tinggi, melainkan simbol spiritual yang sarat makna.
Dalam amar putusan cerai, terungkap bahwa Ridwan Kamil secara khusus menyiapkan seperangkat alat salat dan mushaf Al-Qur'an terjemahan untuk perempuan yang selama puluhan tahun ia sapa dengan panggilan Si Cinta.
Pemberian tersebut tercantum secara resmi dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim.
"Tergugat akan memberikan tanda mata kepada penggugat (Atalia) berupa seperangkat alat salat dan mushaf Al-Qur'an terjemahan," bunyi petikan amar putusan sebagaimana dikutip pada Jumat (9/1).
Kado perpisahan itu menjadi simbol bahwa meskipun ikatan pernikahan mereka telah berakhir secara hukum, nilai-nilai spiritual dan doa tetap menjadi benang merah yang mengiringi langkah masing-masing.
Tanda mata tersebut juga merupakan bagian dari Surat Kesepakatan Perdamaian Sebagian yang telah ditandatangani kedua belah pihak sebelum putusan final dijatuhkan.
Sikap dewasa dan rendah hati juga tercermin dari keputusan Ridwan Kamil dan Atalia untuk tidak mempermasalahkan harta gana-gini.
Kuasa hukum Ridwan Kamil menyebutkan bahwa pembagian aset telah diselesaikan secara kekeluargaan jauh sebelum perkara diajukan ke pengadilan.
Langkah ini menegaskan keinginan keduanya untuk berpisah secara baik-baik, tanpa sengketa, demi menjaga keharmonisan dan kebaikan anak-anak mereka.
Mengenai urusan buah hati, Ridwan Kamil dan Atalia juga telah sepakat berbagi peran dan tanggung jawab sesuai kesepakatan bersama.
Perpisahan ini pun meninggalkan pesan mendalam bahwa sebuah akhir tidak selalu harus diwarnai luka, melainkan dapat menjadi penutup yang penuh doa, makna, dan saling menghormati.
(ikh/ikh)
Tonton juga video berikut:

19 hours ago
3
















































