Permintaan Maaf dan Janji Puan Maharani, Usai Demo DPR RI Berakhir Ricuh

6 hours ago 2

Puan Maharani Permintaan Maaf dan Janji Puan Maharani, Usai Demo DPR RI Berakhir Ricuh / Foto: Instagram / @ketua_dprri

Jakarta, Insertlive -

Ketua DPR RI, Puan Maharani akhirnya buka suara terkait kericuhan demo hingga menimbulkan korban jiwa, pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan yang dilindas mobil Brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram Ketua DPR RI, Puan Maharani tampak tampil dengan pakaian serba hitam. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan rasa bela sungkawa atas musibah yang menimpa Affan Kuriawan pada demo yang terjadi, Kamis (28/8) kemarin.

"Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtera untuk kita, Om swastiastu, Namo buddhaya, Salam kebajikan. Yang Saya Hormati seluruh rakyat Indonesia. Pada kesempatan ini, atas nama seluruh anggota dan pimpinan DPR RI, Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Almarhum Saudara Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yg menjadi korban saat terjadinya aksi demonstrasi pada 28 Agustus 2025 yang lalu," ucap Puan Maharani mengawali pernyataannya, dilihat di akun @ketua_dprri, Jumat (29/8).


"Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ikhlas menerimanya dan diberi ketabahan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Amin YRA," sambungnya.

[Gambas:Instagram]

Putri Megawati itu juga mengutarakan permintaan maafnya mewakili seluruh jajaran anggota DPR RI atas kejadian tersebut. Ia juga mengaku prihatin atas tindak kekerasan yang dialami masyarakat saat melakukan aksi demonstrasi.


"Kami meminta kepada Kapolri dan seluruh jajaran nya agar mengusut tuntas dan transparan atas kejadian yg terjadi , dan kami akan mengawal proses penyelidikannya sampai selesai. Kami juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kekerasan yang dialami oleh peserta demonstrasi saat menyampaikan aspirasinya," tuturnya.

Tak lupa, Puan juga meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika anggota DPR sebagai wakil rakyat belum bisa menjalankan tugas dengan baik. Ia pun berjanji ke depannya akan melakukan intropeksi terhadap seluruh anggota DPR.

Puan juga berjanji akan menerima seluruh aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Ia juga berharap tindak kekerasan yang dialami massa aksi saat menyampaikan aspirasi tidak akan terjadi lagi ke depannya.

"Atas nama seluruh Anggota dan Pimpinan DPR RI, Kami meminta maaf, apabila belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat. DPR RI akan terus berbenah dalam mendengar aspirasi rakyat," paparnya.

"Menjadi komitmen kami untuk terus membuka ruang komunikasi yang sehat dalam bergotong royong membangun bangsa dan negara. Kita bersama harus mawas diri, bekerja keras dan berdoa agar kedepan insiden dan tragedi seperti ini tidak terjadi kembali," pungkas Puan Maharani.

(Insertlive)

Tonton juga video berikut:

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global