5 Perabot Rumah yang Dipercaya Bisa Mengundang Sial

13 hours ago 5

5 Perabot Rumah yang Dipercaya Bisa Mengundang Sial

Setiap rumah tentu diharapkan bisa menjadi tempat yang nyaman dan membawa energi positif bagi penghuninya.

Namun dalam beberapa kepercayaan, termasuk feng shui, ada sejumlah hal kecil yang tanpa disadari justru dianggap bisa mempengaruhi suasana hingga keberuntungan di dalam rumah.

Salah satunya datang dari perabot yang digunakan sehari-hari. Bukan sekadar soal fungsi atau estetika saja, ternyata ada beberapa jenis perabot yang dipercaya menyimpan makna tertentu yang bisa berdampak kurang baik jika tidak ditata dengan tepat. Lantas, perabot apa saja yang sering dikaitkan dengan hal tersebut? Berikut ulasannya.

1. Jam Dinding/Tangan Mati

Jam yang sudah tidak berfungsi sering kali dibiarkan begitu saja, entah karena lupa diganti baterainya atau sekadar jadi pajangan. Dalam kepercayaan feng shui dan budaya Tiongkok, kondisi ini melambangkan sesuatu yang terhenti, termasuk aliran rezeki atau perkembangan hidup.


Secara simbolis, jam yang mati dianggap menciptakan energi stagnan di dalam rumah. Selain itu, dari sisi praktis, keberadaan jam yang tidak akurat juga bisa mengganggu ritme aktivitas sehari-hari. Karena itu, lebih baik segera diperbaiki atau disingkirkan jika sudah tidak digunakan.

2. Cermin Retak atau Rusak

Cermin biasanya digunakan untuk memperluas kesan ruang dan memantulkan cahaya. Namun, saat kondisinya retak atau rusak, fungsinya justru berubah. Dalam banyak kepercayaan, cermin yang tidak utuh dianggap bisa 'memecah' energi positif di dalam rumah.

Bukan hanya soal simbol, cermin retak juga bisa mengganggu secara visual dan berisiko melukai jika dibiarkan. Karena itu, menjaga kondisi cermin tetap baik bukan hanya soal estetika, tapi juga kenyamanan dan keamanan penghuni rumah.

3. Kursi Goyang yang Kosong

Kursi goyang memang identik dengan perabot atau kursi yang memberi kesan suasana santai, tapi ada kepercayaan lama yang mengaitkannya dengan hal mistis, terutama jika dibiarkan kosong. Dalam legenda Irlandia, kursi goyang yang bergerak sendiri dipercaya sebagai 'undangan' bagi energi tak terlihat untuk singgah.

Meski terdengar seperti cerita lama, suasana yang tercipta dari kursi goyang yang bergerak tanpa sebab memang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Karena itu, penempatan dan penggunaan kursi ini sebaiknya tetap diperhatikan agar tidak menimbulkan kesan yang kurang menyenangkan di dalam rumah.

4. Tanaman Kering, Mati, atau Berduri (Kaktus)

Tanaman sering dipilih untuk memberi kesan segar dan hidup pada ruangan. Namun, ketika tanaman sudah kering atau mati, justru memberi kesan sebaliknya. Dalam feng shui, kondisi ini disebut membawa 'energi mati' yang bisa mempengaruhi suasana rumah.

Selain itu, tanaman berduri seperti kaktus juga kerap dikaitkan dengan energi tajam yang bisa memicu ketegangan. Meski tidak sepenuhnya harus dihindari, penempatannya sebaiknya tidak di area utama rumah. Secara umum, menjaga tanaman tetap sehat jauh lebih penting agar rumah tetap terasa hidup dan nyaman.

5. Peralatan Makan atau Pajangan Rusak/Retak

Piring, gelas, atau vas yang retak sering kali masih digunakan selama kondisinya belum benar-benar hancur. Padahal, dalam banyak kepercayaan, benda pecah melambangkan kondisi yang tidak utuh, termasuk dalam hal keuangan atau hubungan.

Dari sisi fungsi, peralatan yang retak juga berisiko karena bisa melukai atau menjadi tempat menumpuk kotoran. Mengganti barang yang sudah rusak juga ada kaitannya dengan kenyamanan dan kebersihan rumah, jadi memang lebih baik tidak dibiarkan terlalu lama.

Pada akhirnya, terlepas dari percaya atau tidak, menjaga kondisi perabot tetap layak pakai dan tertata rapi memang bisa membuat suasana rumah terasa lebih nyaman. Hal-hal kecil seperti ini sering kali justru memberi pengaruh besar dalam keseharian.

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global