Baskara Putra Hindia Cerita Tubuhnya Drop Parah, Sempat Muntah dan Pingsan di Pesawat

10 hours ago 6

Jakarta -

Penyanyi Hindia atau Baskara Putra membagikan cerita soal kondisi kesehatannya yang sempat menurun drastis di tengah jadwal manggung luar kota yang padat. Lewat unggahan di Instagram, Baskara mengaku mengalami kelelahan ekstrem hingga beberapa kali muntah dan pingsan saat berada di pesawat.

Kondisi tubuhnya ternyata mulai terasa tidak normal sejak 11 Mei 2026. Meski sudah mendapat bantuan medis pada 12 dan 13 Mei, kesehatannya belum benar-benar pulih.

Namun di tengah kondisi tersebut, Baskara tetap memutuskan berangkat ke Makassar untuk menjalani penampilan yang sudah dijadwalkan.

"Saya sempat mendapatkan bantuan medis di Selasa dan Rabu (12-13/5), tapi sampai subuh hari keberangkatan tim kami ke Makassar di Kamis (14/5), keadaan tubuh saya belum membaik. Saat bangun sudah hampir jatuh beberapa kali di kamar mandi karena mulai vertigo, walau masih ringan," tulis Baskara.


Pelantun lagu Secukupnya itu mengatakan tubuhnya sudah sangat lemas bahkan sebelum naik pesawat. Ia sampai harus dibantu tim untuk berjalan menuju penerbangan.

"Dan menuju pesawat sudah dibantu oleh beberapa kawan-kawan tim karena terlalu lemas," lanjutnya.

Sesampainya di Makassar, Baskara langsung diminta beristirahat di hotel. Menariknya, kondisinya sempat terasa membaik menjelang tampil di atas panggung.

Ia menduga adrenalin saat manggung membuat tubuhnya sementara terasa lebih kuat, meski sebenarnya belum benar-benar fit.

"Sesampai di Makassar saya sengaja dipisahkan untuk langsung istirahat di hotel dan rasanya badan sempat membaik menuju jam performance (dan hingga performance), mungkin karena adrenalin, walau tidak sepenuhnya fit, dan beberapa kali sempat sangat mual/agak kambuh di panggung Makassar," tulisnya.

Sayangnya, kondisi Baskara kembali memburuk saat melanjutkan perjalanan menuju Balikpapan pada 15 Mei 2026. Vertigo yang dialaminya kambuh jauh lebih parah.

"Kesehatan saya menurun drastis setelah mulai perjalanan menuju airport Makassar. Vertigo saya kambuh jauh lebih parah dan berkali-kali, masuk pesawat harus dibantu buggy dan mobil khusus, serta sudah muntah beberapa kali," ungkap Baskara.

Kondisinya semakin serius ketika berada di dalam pesawat. Baskara mengaku sempat beberapa kali muntah hingga kehilangan kesadaran.

"Setelah takeoff ke Balikpapan pun saya muntah beberapa kali di pesawat hingga akhirnya pass out (pingsan) tidak hanya sekali, mungkin karena sudah sangat kekurangan cairan tubuh," ujarnya.

Rencananya, Baskara akan langsung dibawa ke IGD setibanya di Balikpapan. Namun cuaca buruk membuat pesawat gagal mendarat dan harus kembali ke Makassar.

Situasi itu membuat kondisinya semakin memburuk karena harus bertahan lebih lama di udara.

"Yang berarti menambah 45 menit sampai 1 jam lagi perjalanan di udara dalam keadaan saya sudah kritis," katanya.

Melihat keadaan Baskara yang sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan, tim akhirnya memutuskan menurunkannya di Makassar agar segera mendapat pertolongan medis.

"Tim memutuskan untuk langsung mencoret nama saya dari passenger list dan menurunkan saya di Makassar karena sudah mustahil untuk melanjutkan perjalanan tanpa mendapatkan bantuan medis secepatnya," tulis Baskara.

Ia juga menggambarkan betapa parah kondisi tubuhnya saat itu.

"Di momen tersebut, berdiri, duduk, rebahan, bahkan hanya menengok sedikit saja semuanya menciptakan mual ekstrem dan sekujur tubuh saya sudah menggigil dan sangat sakit. Lengan hanya digenggam pun terasa perih. Saya sudah tidak dapat berfungsi sama sekali," lanjutnya.

Setelah mendapatkan bantuan dari karantina kesehatan di Makassar, Baskara akhirnya diizinkan kembali ke Jakarta dan langsung dibawa ke IGD rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Musisi berusia 31 tahun itu kemudian menjalani rawat inap dan serangkaian pemeriksaan medis, sesuatu yang diakuinya baru pertama kali ia alami.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gerakan bola mata yang tidak normal dan diduga berkaitan dengan vertigo yang dialaminya. Meski begitu, hasil tes darah dan MRI menunjukkan kondisi yang cukup baik.

"Pemeriksaan langsung malam itu menunjukkan ada pergerakan bola mata saya yang tidak normal, kemungkinan besar menjadi sebab utama vertigo, atau sebaliknya (efek dari vertigo). Namun setelah malam itu cek darah dan MRI, besok paginya (16/5) sekitar pukul 10.00 WIB puji Tuhan dikabarkan bahwa semua hasilnya baik. Kemungkinan besar karena kelelahan ekstrem," jelas Baskara.

Di akhir ceritanya, Baskara juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu selama dirinya sakit. Ia turut meminta maaf kepada penonton jika penampilannya dalam beberapa jadwal manggung terakhir terasa kurang maksimal karena kondisi kesehatannya tersebut.

(yoa/fik)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global