Penampakan 50 Ribu Ton Air Murni Disimpan di Bawah Gunung Jepang

3 days ago 15
Web Liputan News Siang Akurat

Super Kamiokande

Super-Kamiokande (singkatan dari Super-Kamioka Neutrino Detection Experiment, juga disingkat Super-K atau SK) adalah sebuah observatorium neutrino yang terletak di bawah Gunung Ikeno dekat kota Hida, Prefektur Gifu, Jepang. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Terletak 1.000 m di bawah tanah, observatorium ini dirancang untuk mendeteksi neutrino berenergi tinggi, mencari peluruhan proton, mempelajari neutrino Matahari dan atmosfer, serta mengawasi supernova di Galaksi Bima Sakti. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Super-K terletak 1.000 m di bawah tanah di Tambang Mozumi di kawasan Kamioka Hida. Strukturnya cukup aneh atau tidak biasa, terdiri dari tangki baja tahan karat berbentuk silinder dengan tinggi 41,4 m dan diameter 39,3 m yang menampung 50.220 metrik ton air ultra murni.  Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Ini para insinyur Jepang yang merawat struktur ini. Pencarian partikel subatomik, terkhusus neutrinos, adalah sukar lantaran mereka dapat menembus benda-benda, tanpa ada yang menghalanginya. Namun, mempelajarinya lebih lanjut sangat penting karena partikel-partikel ini membantu memahami misteri alam semesta. Foto: Super KamiokandeFoto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Neutrinos melewati kita dan segala sesuatu di sekitar sepanjang waktu. Di tiap sentimeter persegi, diperkirakan sekitar 65 miliar di antaranya lewat per detik. Mereka tak terdeteksi karena amat kecil dan tak membawa muatan listrik. Akibatnya, mereka kebal terhadap gaya elektromagnetik yang memungkinkan kita mendeteksi dan mempelajarinya seperti partikel lain. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Nah, dalam rangka menangkap dan memahami sifat dari neutrinos, ilmuwan di Jepang mengembangkan perangkat detektor ini yang belum pernah ada dengan air super murni. Gunanya adalah mendeteksi neutrinos di bawah tanah. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Tanki ini dilapisi warna emas sehingga terlihat memukau. Terdapat pula photomultiplier tubes (PMT) yeng bercahaya ketika neutrinos terdeteksi. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Supaya sensor cahaya bisa menangkap neutrinos, peneliti memastikan airnya harus sangat murni. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Maka, air itu diproses berulangkali secara konstan, untuk membersihkannya dari bakteri dan partikel dengan sinar ultraviolet. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Terdapat ruang komputer untuk mengatur operasional Super K. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Saat ini, struktur lainnya tengah disiapkan oleh peneliti Jepang yang bahkan lebih besar lagi, yaitu 20 kali lebih masif dari Super K. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Disebut sebagai Hyper Kamiokande atau Hyper K, fasilitas baru tersebut kemungkinan akan mulai beroperasi pada tahun 2026. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Upacara keagamaan untuk menyukseskan program ambisius ini. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Ini adalah saat proses kontruksinya. Foto: Super Kamiokande

Super Kamiokande

Bangunan ini rampung pada tahun 1983. Foto: Super Kamiokande

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global