Jakarta -
Di balik keberhasilannya menembus empat universitas top dunia, Agatha Chelsea ternyata punya perjalanan yang nggak instan. Ia memilih untuk tidak langsung kuliah lagi setelah lulus dari University of Melbourne, melainkan terjun ke dunia kerja terlebih dahulu.
Keputusan itu jadi titik penting dalam hidupnya. Dari pengalaman kerja tersebut, Chelsea justru menemukan arah yang sebelumnya belum benar-benar jelas.
"Sejak menyelesaikan studi sarjana, sebenarnya ada bagian dari diri saya yang tahu bahwa saya ingin terus belajar. Namun setelah mempertimbangkannya, saya memutuskan untuk tidak langsung kembali ke bangku kuliah dan memilih bekerja terlebih dahulu," ujarnya.
Pengalaman tersebut membuka perspektif baru. Ia mulai memahami bahwa minatnya bukan hanya di dunia akademik, tetapi juga bagaimana ilmu itu bisa diterapkan secara nyata dan berdampak luas.
"Pada masa itu juga saya menemukan arah yang terasa sangat bermakna bagi saya, yaitu menjembatani learning science dan media. Memahami bagaimana manusia belajar, lalu menerjemahkan pemahaman itu menjadi storytelling dan hiburan yang dapat membantu orang berpikir dan berkembang," jelasnya.
Dari situ, Agatha Chelsea akhirnya punya visi yang kuat-menggabungkan ilmu tentang cara manusia belajar dengan dunia media dan storytelling.
Meski sudah menemukan arah, ia mengaku sempat minder saat mendaftar ke kampus impian seperti Harvard Graduate School of Education dan Teachers College Columbia University.
"Sejujurnya saya tidak terlalu berharap banyak. Karena itu saya memutuskan untuk mendaftar ke empat universitas, agar memiliki lebih banyak kemungkinan," tuturnya.
Namun hasilnya justru di luar dugaan. Ia diterima di semua kampus yang dilamar, termasuk New York University dan National University of Singapore.
"Ternyata hasilnya jauh lebih baik dari yang saya bayangkan, dan saya sangat bersyukur bisa diterima di semua program yang saya lamar," ungkapnya.
Kini, Chelsea tinggal menentukan pilihan untuk melanjutkan bab berikutnya dalam hidupnya-kampus mana yang akan ia pilih, sambil tetap mengembangkan platform edukasinya, NewronEdu.
(ikh/ikh)
Loading ...

6 hours ago
1

















































