Jakarta -
Hari Arafah yang jatuh pada 9 Dzulhijjah menjadi hari paling mulia dalam kalendar Islam karena Allah Swt. membuka pintu ampunan dosa seluas-luasnya dan membebaskan hamba-Nya dari api neraka lebih banyak dari hari biasanya.
Pada hari ini, doa-doa menjadi sangat mustajab, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memohon ampunan dan memperbanyak doa.
Hari Arafah juga merupakan puncak ibadah haji, di mana jutaan jemaah melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Ibadah ini menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah haji seseorang.
Tahun 2026, Hari Arafah 9 Dzulhijjah bertepatan dengan Selasa (26/5). Bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah haji, dianjurkan untuk berdiam diri di Padang Arafah sambil memperbanyak doa dan membaca zikir.
Sementara untuk mereka yang tidak berhaji, bisa memanfaatkan Hari Arafah untuk memperbanyak amalan salih, seperti puasa, membaca Al-Qur'an, berzikir, berdoa, dan bersedekah.
Berikut bacaan zikir dan doa pada Hari Arafah.
Bacaan zikir Hari Arafah yang diajarkan Rasulullah Saw. adalah sebagai berikut:
ا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
"Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qadiir."
Artinya: Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Bacaan doa Hari Arafah yang Rasulullah ajarkan kepada para sahabat, adalah:
حَسْبِيَ اللهُ وَكَفَى، سَمِعَ اللهُ لِمَنْ دَعَا، لَيْسَ وَرَاءَهُ مُنْتَهَى، مَنْ تَوَكَّلَ عَلَى اللهِ كُفِيَ، وَمَنِ اعْتَصَمَ بِاللهِ نَجَا
"Ḥasbiyallāhu wa kafā, sami'allāhu liman da'ā, laisa warā'ahu muntahā, man tawakkala 'alallāhi kufiya, wa man i'taṣama billāhi najā."
Artinya: Cukuplah Allah bagiku dan Dia sebaik-baik pelindung. Allah mendengar orang yang berdoa kepada-Nya. Tidak ada tujuan akhir selain kepada-Nya. Barang siapa bertawakal kepada Allah maka akan dicukupi. Barang siapa berpegang teguh kepada Allah maka akan selamat.
Sementara itu, berikut adalah doa yang dibaca Rasullah Saw saat berada di Padang Arafah, berdasarkan riwayat Sayyidina Ali ra.
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَالَّذِي نَقُولُ وَخَيْرًا مِمَّا نَقُولُ، اللَّهُمَّ لَكَ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي وَإِلَيْكَ مَآبِي وَلَكَ رَبِّ تُرَاثِي، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الْأَمْرِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِيءُ بِهِ الرِّيحُ
"Allāhumma laka al-ḥamdu kalladzī naqūlu wa khairan mimmā naqūl. Allāhuma laka ṣalātī wa nusukī wa maḥyāya wa mamātī wa ilaika ma'ābī wa laka rabbi turātsī. Allāhumma innī a'ūdzu bika min 'adzābil-qabri wa waswasatiṣ-ṣadri wa syatātil-amr. Allāhumma innī a'ūdzu bika min syarri mā tajī'u bihir-rīḥ."
Artinya: Ya Allah, bagi-Mu segala puji sebagaimana yang kami ucapkan, bahkan lebih baik daripada yang kami ucapkan. Ya Allah, untuk-Mu shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku. Kepada-Mu tempat kembaliku. Milik-Mu seluruh peninggalanku. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, bisikan hati, dan kekacauan urusan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang dibawa angin.
(KHS/fik)
Loading ...

2 hours ago
3

















































