Wanita Obsesi Feng Shui Bikin Resah Warga gegara Sering Pindahkan Cermin Tikungan

7 hours ago 6

Jakarta -

Warga sebuah kompleks perumahan di Shanghai dibuat resah oleh seorang wanita yang terobsesi dengan feng shui. Wanita itu diduga berkali-kali memindahkan posisi cermin lalu lintas atau cermin tikungan di area tersebut.

Cermin tikungan itu sebenarnya sudah terpasang sejak kompleks dibuka pada 2012 dan berfungsi untuk membantu pengendara melihat kendaraan dari arah berlawanan.

Namun, belakangan warga menyadari kaca tersebut sering berubah posisi, sehingga membahayakan keselamatan.

Pihak pengelola properti pun sudah berulang kali memperbaikinya, tapi masalah tak kunjung selesai.


Menurut laporan South China Morning Post, penyelidikan menemukan bahwa seorang wanita yang tinggal tepat di seberang lokasi cermin terus-menerus menyesuaikan letaknya. Alasannya demi menjaga feng shui rumahnya.

Dalam kepercayaan feng shui, penempatan cermin memang dianggap sangat penting. Cermin dipercaya tak boleh menghadap langsung ke pintu utama, jendela, atau tempat tidur karena dapat 'mengusir' dewa keberuntungan dan membawa kesialan. Bahkan cermin retak pun dianjurkan untuk segera diganti.

Suami sang wanita, Luo, mengungkapkan kepada Shanghai TV bahwa istrinya belakangan merasa mengalami nasib buruk dan masalah kesehatan.

Oleh karena itu, mereka memanggil seorang ahli feng shui untuk memeriksa rumahnya. Sang ahli kemudian menyimpulkan bahwa kaca spion lalu lintas di depan rumah merekalah yang membawa pengaruh buruk tersebut.

Luo menggambarkan cermin itu seperti 'cermin penyingkap iblis' yang dalam mitologi Tiongkok dipercaya dapat memperlihatkan jati diri makhluk jahat yang menyamar sebagai manusia.

"Kami bukan setan. Tentu kami tidak nyaman kalau cermin penyingkap setan itu diarahkan ke rumah kami," ujarnya.

Ia juga membela tindakan istrinya dengan mengatakan bahwa tidak ada yang membutuhkan cermin itu.

Namun, warga lain justru membantah keras. Mereka merasa harus ekstra hati-hati setiap kali berbelok karena posisi kaca sering berubah-ubah.

Pihak pengelola properti sempat mencoba jalan tengah dengan menambahkan cermin lain di sisi jalan seberang, sehingga kedua arah tetap aman tanpa harus mengarah langsung ke rumah keluarga Luo.

Awalnya istri Luo setuju, tetapi beberapa hari kemudian ia merasa keluarganya kembali mengalami kesialan, dan kedua cermin itu pun kembali ia pindahkan.

Situasi makin memanas hingga pada 21 Januari, komite lingkungan memanggil polisi untuk memberi edukasi dan peringatan kepada pasangan tersebut. Pengelola properti juga mematenkan posisi cermin dengan semen agar tidak bisa dipindah lagi.

Polisi menegaskan bahwa tindakan memindahkan perlengkapan lalu lintas dapat dikategorikan sebagai tindak pidana yang berpotensi berujung pada hukuman penjara. Selain itu, mereka juga dapat dimintai pertanggungjawaban jika terjadi kecelakaan akibat ulah mereka.

(KHS/fik)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global