5 Film Jepang yang Diambil dari Kisah Nyata

5 hours ago 11

Jakarta -

Film yang diangkat dari kisah nyata sering kali menghadirkan cerita yang lebih emosional dan membekas bagi penonton. Tak hanya menyajikan hiburan, film-film ini juga memperlihatkan potongan kehidupan nyata yang penuh perjuangan, harapan, hingga tragedi.

Industri film Jepang ternyata sering menghadirkan karya yang terinspirasi dari peristiwa nyata, baik dari kisah tokoh terkenal, tragedi sejarah, hingga pengalaman hidup seseorang yang menginspirasi. Berikut beberapa film Jepang yang diangkat dari kisah nyata dan berhasil menarik perhatian penonton.

1. Kiseki: Sobito of That Day (2017)

Film Kiseki: Sobito of That Day terinspirasi dari perjalanan nyata grup vokal Jepang GReeeeN, yang dikenal lewat lagu hit nya yang berjudul Kiseki. Cerita film ini berfokus pada dua bersaudara, Jin dan Hide, yang memiliki jalan hidup berbeda tetapi sama-sama mencintai musik.

Karakter Jin memilih meninggalkan rumah demi mengejar mimpinya menjadi produser musik, sementara Hide mengikuti keinginan sang ayah untuk menempuh pendidikan kedokteran gigi. Ketika karier musik Jin tidak berjalan sesuai harapan, ia justru menemukan bakat terpendam Hide bersama teman-temannya di kampus. Dari situlah perjalanan terbentuknya GReeeeN mulai digambarkan dalam film ini.


Film ini tidak hanya menampilkan kisah tentang musik, tetapi juga menggambarkan konflik keluarga, pilihan hidup, serta proses panjang menuju kesuksesan. Menariknya, para anggota GReeeeN sendiri memang dikenal misterius karena hingga kini tidak pernah memperlihatkan wajah mereka di depan publik.

2. Nobody Knows (2004)

Nobody Knows merupakan film drama yang terinspirasi dari kasus nyata yang dikenal sebagai Sugamo child abandonment case yang terjadi di Tokyo pada 1988. Film karya sutradara Hirokazu Kore-eda ini menggambarkan kehidupan empat anak yang harus bertahan hidup tanpa pengawasan orang dewasa.

Ceritanya berpusat pada Akira, anak tertua yang mencoba menjaga dan merawat tiga adiknya di sebuah apartemen kecil. Sang ibu sering meninggalkan rumah selama berhari-hari hingga akhirnya benar-benar menghilang tanpa kabar. Sejak saat itu, keempat anak tersebut harus mengandalkan satu sama lain untuk bertahan hidup.

Film ini dikenal karena pendekatannya yang realistis dan emosional. Pemeran utamanya, Yūya Yagira, bahkan memenangkan penghargaan Aktor Terbaik di Festival Film Cannes 2004 saat usianya baru 14 tahun, menjadikannya salah satu pemenang termuda dalam sejarah festival tersebut.

3. 1 Litre of Tears (2005)

Selanjutnya ada film 1 Litre of Tears yang diangkat dari kisah nyata Aya Kito, seorang gadis Jepang yang didiagnosis mengidap penyakit langka bernama spinocerebellar degeneration. Penyakit tersebut secara perlahan membuat kemampuan motoriknya menurun hingga ia kesulitan berjalan dan melakukan aktivitas sehari-hari.

Cerita film ini menggambarkan perjalanan Aya yang sebelumnya dikenal aktif dan ceria, namun harus menghadapi kenyataan pahit tentang kondisi kesehatannya. Meski begitu, Aya tetap berusaha menjalani hidup dengan penuh semangat sambil menuliskan pengalamannya dalam buku harian.

Catatan harian Aya kemudian diterbitkan menjadi buku berjudul 1 Litre no Namida yang sangat populer di Jepang. Kisah ini juga diadaptasi menjadi drama televisi yang sukses besar pada 2005 dan dikenal luas di berbagai negara karena ceritanya yang sangat mengharukan.

4. When I Get Home, My Wife Always Pretends to be Dead (2018)

Film dengan judul unik When I Get Home, My Wife Always Pretends to be Dead terinspirasi dari kisah nyata yang sempat viral di internet Jepang. Cerita ini berasal dari unggahan seorang pria di situs tanya jawab yang kebingungan menghadapi istrinya yang sering berpura-pura mati setiap kali ia pulang kerja.

Film ini mengikuti kehidupan pasangan suami istri bernama Jun dan Chie. Setiap kali Jun pulang ke rumah, ia selalu menemukan istrinya tergeletak di lantai dengan berbagai skenario dramatis, mulai dari pura-pura terkena panah hingga berpura-pura kecelakaan.

Awalnya Jun menganggap hal tersebut hanya lelucon aneh. Namun seiring waktu, ia mulai mencoba memahami alasan di balik tingkah istrinya. Film ini memadukan unsur komedi, drama, dan romansa sambil menyoroti dinamika hubungan pernikahan yang terkadang dipenuhi cara-cara tak terduga.

5. Hachi-ko (1987)

Menutup list artikel ini, ada film Hachi-ko yang diangkat dari kisah nyata seekor anjing Akita bernama Hachiko yang terkenal karena kesetiaannya kepada sang pemilik, Profesor Hidesaburo Ueno dari Universitas Tokyo. Kisah ini menjadi salah satu cerita paling legendaris di Jepang.

Setiap hari, Hachiko selalu mengantar Profesor Ueno ke Stasiun Shibuya saat berangkat kerja dan kembali menjemputnya di sore hari. Rutinitas itu berlangsung selama bertahun-tahun hingga suatu hari sang profesor meninggal dunia secara mendadak akibat stroke saat sedang mengajar.

Meski tuannya tidak pernah kembali, Hachiko tetap datang ke stasiun yang sama setiap hari selama hampir sepuluh tahun. Kisah kesetiaan tersebut membuat Hachiko dikenang sebagai simbol loyalitas di Jepang. Patung Hachiko bahkan didirikan di depan Stasiun Shibuya dan hingga kini menjadi salah satu ikon paling terkenal di Tokyo.

(kpr/kpr)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global