7 Tahun Dipendam, Inocent Purwanto Akhirnya Rilis Sirna

6 hours ago 7

Jakarta -

Penyanyi muda Inocent Purwanto kembali merilis karya terbaru berjudul Sirna. Lagu ini bukan sekadar single biasa, karena menyimpan cerita pribadi yang sudah ia simpan selama bertahun-tahun.

Menariknya, Sirna ternyata sudah dibuat sejak sekitar tujuh tahun lalu. Ide lagu ini muncul secara tidak sengaja saat Inocent sedang bersenandung sendiri. Dari humming sederhana itu, perlahan terbentuk bagian reff yang kemudian berkembang menjadi lagu utuh.

"Awalnya tercipta begitu saja ketika aku lagi humming. Tiba-tiba keingat sesuatu yang pernah terjadi di masa lalu aku, dan dari situ lahir bagian reff-nya. Setelah itu baru dikembangkan bersama partner dalam membuat lagu hingga akhirnya lengkap dengan verse dan bridge," cerita Inocent.

Meski lagunya sudah lama selesai, perilisan Sirna sempat tertunda. Bahkan, rencana merilisnya sudah ada sejak setahun setelah lagu ini dibuat. Namun karena berbagai kondisi, lagu tersebut baru benar-benar dirilis sekitar enam hingga tujuh tahun kemudian.


Soal judul, lagu ini awalnya bernama Tak Mampu Pergi. Namun setelah berdiskusi dengan tim dan executive producer, akhirnya dipilih judul Sirna karena dinilai lebih kuat menggambarkan rasa kehilangan dan berakhirnya sebuah harapan.

Secara cerita, Sirna menggambarkan seseorang yang punya harapan besar dalam hubungan. Ia percaya semuanya akan berakhir bahagia, tapi kenyataannya tidak semua cinta berjalan sesuai keinginan.

Bagi Inocent, lagu ini terasa sangat spesial karena untuk pertama kalinya ia menulis lagu yang benar-benar diangkat dari pengalaman pribadinya.

"Prosesnya cukup mengejutkan buat aku, karena ini pertama kalinya aku menciptakan lagu berdasarkan kisah pribadi," ungkapnya.

Dalam proses produksi, Inocent bekerja sama dengan tim dari SOEX Studios. Lagu ini juga melibatkan Andre Lizt sebagai Music Director dan Barsena Bestandhi sebagai Vocal Director. Proses pengerjaannya memakan waktu sekitar dua bulan hingga akhirnya siap dirilis.

Dari sisi musik, Sirna menghadirkan nuansa yang lebih megah dibanding karya sebelumnya. Lagu ini dipenuhi sentuhan string dan aransemen orkestra yang membuat suasananya terasa lebih emosional dan dramatis. Bahkan, Inocent menyebut lagu ini sebagai karya yang paling menggambarkan dirinya secara musikal.

Lewat Sirna, ia berharap para pendengar yang sedang mengalami patah hati atau kehilangan bisa merasa ditemani.

Lagu ini juga membawa pesan penting tentang harapan dalam hubungan. Menurut Inocent, wajar jika manusia berharap, tetapi tidak seharusnya menggantungkan seluruh harapan kepada orang lain.

Sebagai pelengkap, Inocent juga menyiapkan visualizer yang akan dirilis bersamaan dengan lagu ini. Meski belum dalam bentuk video klip penuh, visual tersebut diharapkan bisa menambah pengalaman emosional saat menikmati lagunya.

Tak berhenti di sini, Sirna juga menjadi langkah awal menuju proyek yang lebih besar. Lagu ini akan masuk dalam EP terbaru Inocent yang rencananya dirilis tahun ini, sekaligus menunjukkan arah musiknya yang semakin matang dan personal.

Lewat karya yang jujur dan penuh emosi ini, Inocent berharap musiknya bisa menjangkau lebih banyak pendengar, tidak hanya di Indonesia tetapi juga secara global.

(yoa/yoa)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global