Jakarta -
Pesepakbola Timnas Indonesia, Pratama Arhan akhirnya resmi menyandang status sarjana. Ia akhirnya mengikuti acara wisuda di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang pada Rabu (29/4).
Acara wisuda Udinus ke-087 itu digelar di Hotel Patra Convention, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang pada Rabu (29/4). Arhan tampak diajak foto para orangtua wisudawan lainnya seraya mengenakan toga.
Dilansir dari DetikJateng, Arhan mengutarakan perasaan bahagianya bisa menyelesaikan pendidikannya dan meraih gelar sarjana. Arhan mengaku dirinya turut ditemani keluarga di acara bahagianya itu.
"Alhamdulillah tentunya saya sangat senang bisa lulus dan dapat ijazah blockchain juga, tentunya buat saya suatu kebanggaan," ujar Pratama Arhan usai acara wisuda, Rabu (29/4).
"Tentu sangat happy sih, sangat mengesankan buat saya, membanggakan. (Wisuda ditemani siapa?) Ada keluarga saya," sambungnya.
Mantan suami Azizah Salsha itu berhasil meraih gelar Sarjana Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2020. Meski harus membagi waktu antara kariernya di sepak bola dan kuliah, Arhan mengaku bersyukur bisa menyelesaikan pendidikannya.
Meski telah meraih gelar sarjana, Arhan mengaku ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 di kampus yang sama. Untuk jenjang S2, Arhan mengaku akan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi.
"Saya akan mengambil beasiswa juga di Udinus tentunya. Saya mau ambil jurusan Ilmu Komunikasi," ungkapnya.
Namun, Arhan tidak akan melanjutkan pendidikan S2-nya dalam waktu dekat. Ia mengaku akan mengambil istirahat terlebih dahulu.
Apalagi, ia akan menjalani kompetisi bersama klubnya di luar negeri.
"Mungkin saya akan break dulu, rest dulu, karena mau finishing season dulu, karena liga masih jalan. Mungkin saya akan fokus dulu, baru nanti daftar lagi. Mungkin (targetnya) akhir tahun," tuturnya.
Arhan tak menampik banyak perjuangan yang harus dilaluinya dalam menyelesaikan program sarjana S1-nya. Membagi waktu antara karier dan kuliah merupakan salah satu tantangan terbesar Arhan.
"Pasti banyak halangan, karena kan memang membagi waktunya agak sedikit susah karena saya harus ke Timnas, terus tim saya juga di luar negeri. Jadi saya kesusahan membagi waktu," jelasnya.
Beruntung Arhan mendapatkan dukungan dari tim yang dibelanya. Bahkan, pihak klub memberikan izin kepada Arhan untuk pulang ke Indonesia mengikuti acara wisuda.
"Tapi Alhamdulillah juga pihak Udinus juga ngasih kelonggaran juga buat saya ada daring. Jadi saya lebih tenang. Tim juga sangat suportif," pungkasnya.
(kpr/fik)
Loading ...

2 hours ago
2

















































