Jakarta -
Siapa sangka, busana yang kita gunakan sehari-hari bisa mendatangkan energi negatif yang membuat rezeki ogah mendekat.
Menurut Feng Shui, pemilihan busana yang digunakan dalam aktivitas bisa mempengaruhi energi yang dipancarkan kepada semesta.
Biasanya, orang mengandalkan Feng Shui dalam pemilihan warna busana yang bisa mendatangkan keberuntungan sesuai dengan tanggalan lahir, tetapi jenis busana yang digunakan pun ternyata ikut berpengaruh.
Memilih menggunakan baju bersih bisa membuat energi mengalir lancar, sementara ketika menggunakan baju rusak, bolong, atau berantakan, bisa menghambat energi positif untuk mendekat.
Seperti dilansir SunSigns.org, mengenakan baju yang robek, lusuh, atau kotor dianggap mencerminkan energi pribadi yang lemah dan dapat menghambat aliran chi.
Pakaian yang tidak bersih atau berbau juga dipercaya bisa menarik energi negatif. Oleh karena itu penting untuk memakai pakaian yang bersih dan layak agar mendukung aliran energi positif serta menjaga keseimbangan hidup.
Dalam Feng Shui, menggunakan pakaian yang sobek atau berlubang juga dianggap membawa simbol kemiskinan atau ketidakberdayaan.
Memakai pakaian robek secara rutin dipercaya bisa mengundang energi kurang baik karena mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap diri sendiri.
Sebaliknya, pakaian yang utuh dan bersih melambangkan kesiapan menerima hal-hal positif, termasuk rezeki.
Jika punya baju favorit yang sudah rusak, sebaiknya diperbaiki atau digunakan hanya di rumah, dan menghindari memakainya saat beraktivitas di luar.
Dalam Feng Shui, pakaian yang kotor, lembap, atau rusak dipercaya bisa menyimpan energi negatif yang mempengaruhi kondisi tubuh dan suasana hati. Memakai baju seperti itu seharian dapat membuat lesu dan kurang percaya diri.
Sebaliknya, pakaian yang bersih, rapi, dan segar membantu memperkuat energi positif serta memberi dampak baik secara psikologis, baik untuk diri sendiri maupun orang di sekitar.
(arm/fik)
Loading ...

7 hours ago
2

















































