Bukan Sindiran, Ahmad Dhani Klarifikasi Dalil Pernyataan Anak Lelaki Milik Ayahnya

5 hours ago 3

Jakarta -

Di tengah momen bahagia pernikahan El Rumi, perhatian publik justru sempat teralihkan oleh unggahan Ahmad Dhani yang memicu perdebatan luas.

Banyak yang mengira ada pesan tersembunyi di balik unggahan tersebut, apalagi waktunya berdekatan dengan momen haru dari Maia Estianty.

Dalam unggahan di media sosial, Ahmad Dhani membagikan dalil yang menyebut bahwa anak laki-laki adalah milik ayahnya.

Ia juga menyertakan penjelasan yang merujuk pada hadis riwayat Ibnu Majah dan Abu Dawud.


"Pernyataan anak laki-laki adalah milik ayahnya. Merujuk pada hadis riwayat Ibnu Majah dan Abu Dawud yang menyatakan engkau dan hartamu milik ayahmu," bunyi unggahan yang dibagikan Ahmad Dhani.

"Ini bermakna ayah memiliki hak atas harta anak untuk kebutuhan mendesak, dan anak laki-laki menjadi penerus tanggung jawab ayah sebagai pemimpin keluarga, serta wajib berbakti dan menafkahi orang tua," lanjut isi unggahan tersebut.

Unggahan tersebut langsung menuai reaksi beragam. Tidak sedikit yang mengaitkannya dengan momen emosional Maia Estianty saat acara siraman, ketika ia mengungkap pengalaman sulit berpisah dari anak-anaknya di masa lalu.

"Di usiamu yang baru 8 tahun, kita pernah harus berpisah. Berpisah untuk sementara waktu itu, Sayangku," ucap Maia dengan suara bergetar.

"Dari hari itu Bunda belajar menjadi ibu yang tidak bisa memeluk kamu setiap hari sampai sekarang," lanjutnya.

Spekulasi pun berkembang cepat. Banyak yang menduga unggahan tersebut merupakan bentuk sindiran halus dari Ahmad Dhani kepada mantan istrinya.

Namun, anggapan itu langsung dibantah. Dhani menegaskan bahwa unggahan tersebut tidak memiliki kaitan dengan siapa pun secara personal.

"Sebenarnya hal itu lebih ke arah diskursus bahwa banyak orang yang menyalahpahami soal hadis nabi," jelasnya di YouTube Intens Investigasi.

Ia menambahkan bahwa tujuan unggahannya adalah mengajak publik memahami konteks hadis secara lebih mendalam, bukan sekadar melihat teks secara literal.

"Supaya orang itu belajar lagi namanya asbabul wurud, sebab-sebab diturunkannya hadis. Memang ada hadis ibumu, ibumu, dan ibumu, tetapi konteks melayani bukan dalam konteks berbakti dan itu yang saya dengar dari ustaz Adi Hidayat," ujarnya.

Menurutnya, banyak pemahaman yang perlu diluruskan agar tidak terjadi salah tafsir di masyarakat.

"Lebih kepada diskursus saja supaya orang lebih mempelajari bahwa ada hal-hal hadis yang sebenarnya perlu dipelajari konteksnya," tegasnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa unggahan tersebut ditujukan untuk menyindir Maia Estianty, terutama di momen penting pernikahan anak mereka.

"Kalau dibilang ke arah situ buat apa? (menyindir Maia Estianty). Sekarang ini, kan, momen anak saya bahagia, jadi saya fokus ke arah sana," tandasnya.

Di balik polemik yang sempat muncul, satu hal yang terlihat jelas. Di momen sakral ini, baik Ahmad Dhani maupun Maia Estianty sama-sama berusaha menempatkan kebahagiaan anak sebagai prioritas utama.

Cerita lama mungkin belum sepenuhnya hilang, tetapi di hari penting itu, keduanya memilih untuk berdiri di sisi yang sama.

(ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global