Chua Kotak Ungkap Kisah Haru Saat Melayat Vidi Aldiano: Keluarganya Sangat Hangat

11 hours ago 6

Jakarta -

Kepergian penyanyi Vidi Aldiano telah meninggalkan duka mendalam bagi industri musik Indonesia. Kabar berpulangnya sang penyanyi turut meninggalkan rasa duka bagi salah satu personel band Kotak, Chua alias Swasti Sabdastantri.

Lewat unggahan di Instagram pribadinya, bassist band Kotak itu pun mengungkapkan kisah haru yang dirasakan saat ia berkunjung ke rumah duka untuk melayat Vidi Aldiano. Ia turut mengungkapkan bahwa mendiang dikenal sebagai sosok 'duta persahabatan' dengan kepribadian yang sangat baik.

"Semua orang pasti setuju, almarhum Vidi terkenal sebagai 'duta persahabatan'. Beliau dikenal sabagai pribadi yang sangat, sangat, sangat baik," tulis Chua pada unggahan itu, dilihat Senin (9/3).

Chua kemudian mengungkapkan bahwa momen duka ini menjadi pertama kalinya ia pertemu dengan keluarga Vidi Aldiano, lantaran ia sebelumnya hanya mengenal mendiang sebagai sesama musisi.


Ia mengungkapkan bahwa sejak awal bertemu, dirinya telah merasakan bahwa keluarga almarhum merupakan orang-orang yang sangat baik. Kala ia bertemu dengan adik mendiang, Vadi Akbar, Chua bisa merasakan kehangatan dari tatapan matanya.

"Dia (Vadi) menyambut semua tamu yang datang, tanpa terkecuali. Tatapan matanya hangat, senyum matanya tulus. Kami- saya, Tantri, dan Arda-dia mengucapkan terima kasih satu per satu, lalu mempersilakan kami naik ke lantai atas," ungkap Chua.

"Cara bicaranya seperti kepada teman yang sudah lama kenal, seramah itu," tambahnya.

Chua kemudian juga mengungkapkan momen pertemuannya dengan Sheila Dara, menyebut istri Vidi Aldiano itu turut menunjukkan tatapan yang hangat dan ramah, lengkap dengan senyum manisnya.

"Jujur, malah kami yang hampir menangis karena berduka. Melihat Sheila setenang dan sekuat itu membuat kami berusaha tegar. Masa iya kami yang malah menangis, ya kan?" tutur Chua.

Tak hanya Sheila Dara dan adik mendiang Vidi Aldiano, Chua juga turut merasakan kehangatan dari kedua orang tua Vidi Aldiano. Ia menyebut ibunda mendiang, Besbarini tampak tegar karena terus tersenyum dan menyalami para pelayat yang datang.

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss turut menunjukkan sikap perhatian yang membuat Chua merasakan haru. Harry Kiss tak hanya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Chua dan personel Kotak lainnya, tetapi turut berharap mereka tak kehujanan.

"Selain mengucapkan terima kasih, beliau justru mengusap lengan kami, seperti ingin memastikan apakah kami basah atau tidak. Lalu beliau berkata, 'Kalian nggak basah kan? Jangan sampai kehujanan ya'," beber Chua.

[Gambas:Instagram]

"Ah... manis sekali. Padahal beliau (Harry Kiss) tidak mengenal kami, tap kehangatan itu diberikan kepada semua tamu yang datang. Benar-benar memastikan kami tidak kebasahan," lanjutnya.

Melihat kehangatan dan kebaikan yang ditunjukkan keluarga mendiang Vidi Aldiano, Chua mengaku tak heran jika banyak orang bersaksi bahwa almarhum merupakan orang baik semasa hidupnya.

"Pantas saja banyak orang menjadi saksi betapa baiknya almarhum Vidi Aldiano, keluarganya pun sebaik itu," pungkas Chua.

Vidi Aldiano sendiri meninggal dunia pada Sabtu (7/3) sore usai hampir tujuh tahun berjuang melawan kanker ginjal. Jenazah sang musisi kini telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan dengan didampingi keluarga dan sahabat dekat.

(asw)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global