Darah Ular Piton Disebut Bisa Jadi Obat Diet, Begini Penjelasan Ilmuwan

8 hours ago 7

Jakarta -

Ular piton dikenal sebagai salah satu jenis ular mematikan, tetapi sebuah penelitian mengungkap bahwa darah reptil ini bisa menjadi obat diet alami yang diklaim lebih 'aman'.

Sejumlah ilmuwan mengungkapkan bahwa darah ular piton berpotensi menjadi bahan baku untuk obat penurun berat badan dalam program diet di masa depan. Hal ini berkaitan dengan pola makan ekstrem hewan tersebut.

Ular piton mampu menelan mangsa berukuran puluhan kali lebih besar dari mereka, lalu bertahan hidup tanpa perlu makan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun tanpa kehilangan massa otot.

Hal inilah yang membuat sejumlah peneliti tertarik untuk mengetahui rahasia hewan tersebut. Penelitian yang dilakukan tim ilmuwan dari University of Colorado Boulder yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Metabolism menemukan adanya molekul khusus dalam darah piton yang berperan untuk mengontrol rasa lapar.


Setelah makan, tubuh ular piton mengeluarkan senyawa bernama pTOS dalam jumlah sangat tinggi. Jumlah senyawa ini bisa meningkat hingga 1.000 kali lipat selama proses pencernaan.

Ketika diuji pada tikus, senyawa ini terbukti dapat menekan nafsu makan sekaligus memicu penurunan berat badan tanpa efek samping seperti mual atau kehilangan massa otot yang sering ditemukan pada obat penurun berat badan saat ini.

"Ini adalah contoh sempurna dari inspirasi biologi alam. Kita melihat hewan dengan kemampuan luar biasa, lalu mencoba memanfaatkannya untuk terapi pada manusia," ungkap Leslie Leinwand, salah satu ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini seperti dilaporkan oleh Female First, dikutip Rabu (8/4).

Molekul ini bekerja pada hipotalamus, yakni bagian otak yang mengatur rasa lapar. Namun yang menarik, senyawa serupa ternyata juga bisa ditemukan pada manusia dengan jumlah yang jauh lebih sedikit.

Sejumlah peneliti kini telah mendirikan perusahaan rintisan bernama Arkana Therapeutics untuk mengembangkan temuan ini agar bisa dikembangkan menjadi obat penurun berat badan yang efektif dan aman di masa depan.

Meski demikian, tak sedikit pula ahli yang mengingatkan bahwa penggunaan darah piton untuk obat penurun berat badan masih sangat dini untuk dilakukan walau sudah ada uji coba yang dilakukan terhadap tikus.

Penggunaan bahan-bahan dari hewan juga perlu kembali dipikirkan dari sisi pertimbangan etis agar tidak merusak lingkungan dan tatanan alam.

(asw)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global