Ditemukan BPOM di Jakbar, Ini Efek dari Baby Whip

5 hours ago 3

Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM menemukan peredaran gas tawa atau gas nitrogen monoksida (N2O) secara ilegal di Jakarta Barat (Jakbar).

Gas tawa bernama Baby Whip itu dijual beli secara daring melalui akun media sosial seperti Facebook, Instagram, hingga WhatsApp di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

Taruna Ikrar selaku Kepala BPOM RI menjelaskan penyalahgunaan gas N2O itu dapat berdampak buruk pada kesehatan. Ia juga menyebut tren penggunaan gas tawa itu meningkat selama beberapa bulan terakhir. Hasilnya, banyak korban jiwa atas penyalahgunaan gas tawa tersebut.

"Kita tahu dalam konteks keilmuwan, yang kita kita sebut dinitrogen oksida ini merupakan pengembangan dari asam amonia yang berkembang, dan dipisahkan menjadi antara N₂O dengan terakhir amonium, jadi menghasilkan urea," kata Taruna Ikrar dalam laporan dari detikcom.


"Jadi, efek dinitrogen oksida itu sebetulnya gas medik yang digunakan di ruang anestesi atau ruang bius sebetulnya untuk membantu proses sedatifnya (penenang), sehingga sebelum pasien itu dioperasi dengan penggunaan gas ini pasien mengantuk, kemudian hilang rasa cemasnya. Itu fungsi utamanya," lanjutnya.

Efek dari penggunaan N2O yaitu euforia dan penenang. Hal itu membuat pengguna gas tawa merasa masalah akan hilang sesaat. Gas ini juga memicu rasa ketergantungan atau adiktif. Dalam jangka panjang, penggunaan N2O dapat menyebabkan pernapasan hipoksia atau jaringan tubuh tidak dapat asupan oksigen yang cukup dan berujung meninggal dunia.

"Kalau ini ketergantungan psikologis, dan bisa berdampak hal yang lebih parah lagi. Apalagi dengan dipadukan dengan zat-zat yang tidak diperuntukkan dengan dosis tinggi, menyebabkan pernapasannya hipoksia (jaringan tubuh tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup), dan ujung-ujungnya kan bisa meninggal," tuturnya.

Sementara Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, dr Agil Wahyu Wicaksono, MBiomed,, menyebut penggunaan gas nitrous oxide bisa beracun dan merusak fungsi vitamin B12 di dalam tubuh yang berperan penting dalam menjaga kesehatan saraf.

"Gangguan ini menyebabkan kerusakan pada lapisan pelindung saraf atau meilin, baik pada sistem saraf pusat maupun saraf tepi," ucapnya.

Kerusakan itu menimbulkan beberapa keluhan seperti kesemutan, kelemahan, gangguan keseimbangan hingga saraf. Menurut laporan ilmiah, gangguan saraf menjadi yang paling sering muncul akibat penyalahgunaan N2O adalah kerusakan pada sumsum tulang belakang. N2O juga bisa bereaksi dengan zat lain di dalam tubuh dan membentuk senyawa yang reaktif dan berbahaya.

"Selain itu, N₂O dapat menghambat mitokondria sebagai penghasil energi sel, sehingga produksi energi menurun dan sel, terutama sel saraf, berisiko mati," beber dr Agil.

(agn/dia)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global