Jakarta -
Sebuah kampanye promosi wisata yang seharusnya mengangkat keindahan alam Skotlandia justru berujung memalukan.
Alih-alih menampilkan lanskap khas dataran tinggi Skotlandia, iklan tersebut malah menggunakan foto pemandangan dari China.
Kesalahan ini langsung menjadi sorotan publik setelah sejumlah pengguna media sosial menyadari kejanggalan dalam gambar yang digunakan.
Dalam iklan tersebut terlihat jalan berkelok di tengah pegunungan, lengkap dengan pembatas jalan berwarna hijau dan kendaraan yang tak lazim ditemukan di Skotlandia.
Setelah ditelusuri, pemandangan itu ternyata berasal dari wilayah pegunungan di China, bukan dari Skotlandia seperti yang diklaim dalam kampanye tersebut.
Iklan ini merupakan bagian dari promosi program transportasi bus di wilayah dataran tinggi dan kepulauan Skotlandia.
Tujuannya untuk menarik minat masyarakat menggunakan layanan transportasi umum sekaligus menikmati keindahan alam setempat.
Namun alih-alih menarik wisatawan, kampanye tersebut justru menuai kritik.
Banyak pihak menilai kesalahan ini mencerminkan kurangnya ketelitian dalam proses produksi hingga persetujuan materi iklan.
Pihak terkait menyebut bahwa kesalahan terjadi karena gambar yang digunakan berasal dari agensi pemasaran eksternal.
Meski begitu, alasan tersebut tidak sepenuhnya meredam kritik.
Sejumlah pelaku industri pariwisata menilai seharusnya ada proses pengecekan yang lebih ketat sebelum materi dipublikasikan.
Terlebih, Skotlandia dikenal memiliki banyak fotografer lokal yang mampu menyediakan gambar autentik.
"Sebuah gambar yang salah berasal dari agen pemasaran. Gambar itu telah dihapus dari paket komunikasi mitra dan akan ditarik dari distribusi apa pun yang sedang berlangsung," ujar seorang juru bicara, seperti dilansir Daily Record.
Highland Tourism juga menyalahkan agen pemasaran dan mempertanyakan bagaimana bisa gambar tersebut disetujui untuk digunakan sebagai pemasaran.
"Tanggung jawab kembali ke siapa pun yang mengirim ringkasan (desain), ketika kampanye siap untuk keluar dan ditandatangani. Mengapa tidak ada yang menanyakan foto di tim pemasaran di Transport Scotland diambil?," kata Direktur Highland Tourism, Willie Cameron kepada BBC Scotland.
"Mereka harusnya menggunakan pekerja lokal dan perlu dipertanyakan bagaimana gambar ini disetujui," pungkasnya.
(dis/fik)
Loading ...

9 hours ago
4

















































