Gejala Virus Baru Cicada Varian COVID-19 yang Bikin Heboh

6 hours ago 1

Jakarta -

Kabar soal kemunculan varian baru COVID-19 bernama Cicada yang belakangan ramai dibicarakan dan bikin banyak orang was-was.

Varian ini disebut punya mutasi cukup banyak dan berpotensi menyebar lebih cepat.

Meski begitu, Kementerian Kesehatan memastikan hingga akhir Maret 2026, varian ini belum terdeteksi di Indonesia.

Namun, masyarakat tetap diminta waspada dan mengenali gejalanya sejak dini.


Apa Itu Varian Cicada?

Varian Cicada merupakan subvarian Omicron dengan kode BA.3.2. Varian ini pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan dan kini sudah ditemukan di berbagai negara.

Jumlah mutasinya yang cukup tinggi, bahkan disebut mencapai puluhan perubahan pada protein virus, sehingga dikhawatirkan lebih mudah menular.

Secara umum, gejala varian Cicada tidak jauh berbeda dengan COVID-19 sebelumnya.

Namun, ada beberapa tanda yang cukup menonjol, di antaranya:

  1. Sakit tenggorokan parah 
  2. Demam dan menggigil
  3. Batuk kering
  4. Pilek atau hidung tersumbat
  5. Kelelahan ekstrem
  6. Nyeri otot dan sakit kepala
  7. Hilang penciuman atau perasa
  8. Sesak napas ringan

Beberapa ahli juga menyebut sakit tenggorokan menjadi salah satu gejala khas yang paling sering muncul pada varian ini.

Sejauh ini, belum ada bukti kuat bahwa varian Cicada menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan varian sebelumnya.

Mayoritas kasus masih tergolong ringan hingga sedang.

Namun, karena sifatnya yang mudah menyebar dan berpotensi menghindari kekebalan tubuh, varian ini tetap harus diwaspadai-terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan orang dengan penyakit bawaan.

Walaupun belum ditemukan di Indonesia, kemunculan varian baru ini menjadi pengingat bahwa pandemi belum sepenuhnya berakhir.

(dis/fik)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global