Jakarta -
Grup idol legendaris asal Jepang, ARASHI, resmi mengakhiri perjalanan karier mereka selama hampir 27 tahun terakhir.
Lewat konser yang bertajuk We Are ARASHI, grup dengan lima orang anggota ini menutup karier mereka di Tokyo Dome pada Minggu (31/5).
Konser terakhir ini menjadi momen yang mengharukan bagi para penggemar dan anggota ARASHI yang telah bersama selama lebih dari 20 tahun.
Leader ARASHI, Satoshi Ohno pun menutup konser dengan pesan perpisahan yang penuh haru. Ia menegaskan bahwa meski karier grup telah berakhir, ARASHI akan tetap hidup dalam kenangan.
"Grup ARASHI mungkin sudah berakhir, tetapi ARASHI yang dibangun bersama dengan kalian selama bertahun-tahun akan tetap hidup dalam kenangan," seru Ohno pada konser tersebut.
Pada konser terakhir ini, ARASHI total membawakan 33 lagu mereka dengan penuh energi. Penampilan mereka termasuk sejumlah lagu populer seperti Love Rainbow dan Happiness.
Sementara rencana ARASHI untuk bubar telah diungkapkan sejak tahun lalu. Pengumuman ini disampaikan melalui media sosial resmi, empat tahun setelah mereka vakum. Fanclub ARASHI pun telah ditutup permanen sejak Mei 2026.
Meski bubarnya ARASHI telah meninggalkan kesedihan mendalam bagi banyak penggemar, banyak pula yang memberikan dukungan penuh bagi para personel yang kini berkarier sebagai individu.
ARASHI merupakan grup idol pria asal Jepang yang beranggotakan Satoshi Ohno, Sho Sakurai, Masaki Aiba, Kazunari Ninomiya, dan Jun Matsumoto. Mereka memulai debut sebagai idola pada tahun 1999.
Grup ini kemudian bukan sekadar idola, tetapi juga musisi legendaris yang telah meninggalkan banyak pengaruh bagi budaya pop Jepang. Konser terakhir di Tokyo Dome yang dihadiri ribuan orang pun menjadi bukti pengaruh besar ARASHI yang tidak akan dilupakan.
(asw/fik)
Loading ...

3 hours ago
6

















































