Jakarta -
Kabar mengejutkan datang dari aktris legendaris Ursula Andress. Sosok yang dikenal sebagai "Bond Girl" pertama ini harus menghadapi kenyataan pahit setelah harta miliknya diduga digelapkan oleh orang kepercayaannya sendiri.
Otoritas keuangan Italia, Guardia di Finanza, mengungkap telah menyita aset senilai sekitar 20 juta euro atau setara Rp339 miliar. Penyitaan ini mencakup berbagai aset, termasuk karya seni dan dana keuangan.
Dalam pernyataan resminya, pihak berwenang menyebut mereka telah "menyita aset, karya seni, dan ketersediaan keuangan sekitar 20 juta euro."
Kasus ini bermula dari laporan yang diajukan Andress di Swiss. Ia menuding mantan manajer kekayaannya, Eric Freymond, melakukan dugaan pencucian uang internasional dan menggunakan aset miliknya untuk membeli properti mewah bernama Palazzo al Bosco.
Vila tersebut diketahui berdiri di atas lahan seluas 44 hektar di Tuscany dan terkenal dengan koleksi seni yang bernilai tinggi.
Namun, Freymond membantah semua tuduhan tersebut. Sayangnya, kasus ini semakin rumit setelah ia ditemukan meninggal dunia pada Juli 2025 karena bunuh diri.
Tak berhenti di situ, pada Januari lalu Andress kembali mengajukan laporan pidana terhadap harta warisan Freymond atas dugaan penggelapan.
Kejadian ini meninggalkan luka mendalam bagi sang aktris. Ia mengaku mengalami kecemasan karena merasa dikhianati oleh orang terdekatnya.
"Saya masih syok," kata Andress kepada media Italia, Corriere Della Sera.
"Saya sengaja dipilih sebagai korban. Selama delapan tahun, saya dirayu dan dibujuk. Mereka berbohong kepada saya tanpa malu-malu dan mengeksploitasi niat baik dan kepercayaan saya dengan cara yang licik dan bahkan kriminal untuk mengambil segalanya dari saya," ujarnya.
Ia pun berharap para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.
"Saya telah bekerja keras dan selalu menabung. Saya berharap dapat menghabiskan tahun-tahun terakhir saya dengan bahagia dan damai. Dan sekarang ini terjadi," katanya.
"Saya telah ditipu dengan cara yang menjijikkan! Saya berharap para pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku. Saya sangat terpukul," lanjutnya.
Nama Ursula Andress sendiri melejit lewat film Dr. No. Dalam film tersebut, ia tampil ikonik saat keluar dari laut dengan bikini putih-adegan yang langsung membuatnya dikenal dunia.
Ia beradu akting dengan Sean Connery, yang semakin melambungkan kariernya di industri hiburan selama lebih dari dua dekade.
Selain itu, Andress juga tampil di Casino Royale, serta bermain bersama Elvis Presley dalam film Fun in Acapulco, dan dengan Frank Sinatra serta Dean Martin dalam film 4 for Texas.
Kini, di tengah masa sulit yang ia hadapi, publik berharap kasus ini bisa segera menemukan titik terang dan keadilan benar-benar ditegakkan.
(yoa/yoa)
Loading ...

3 hours ago
3

















































