Hidup dengan Kesederhanaan, Ini Perabotan Rumah Nabi Muhammad SAW

7 hours ago 3

Jakarta -

Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT, yang merupakan manusia terbaik dan paling mulia di dunia. Walaupun begitu, Nabi Muhammad SAW tetap hidup dalam kesederhanaan.

Meski merupakan manusia agung, Rasulullah SAW tak hidup dengan kemewahan. Bahkan, barang-barang di rumahnya justru jauh dari kata mewah.

Berikut perabotan di rumah Nabi Muhammad SAW yang sederhana dan jauh dari kata mewah:

Alas Tidur Tikar

Mengutip dari detikHikmah yang melansir Ibnul Jauzi dalam Al-Wafa, Anas RA bercerita, suatu ketika Nabi Muhammad SAW tengah tiduran hanya beralaskan tikar dan mengenakan selimut. Bantal yang digunakan untuk menyangga kepala Nabi Muhammad SAW terbuat dari kulit yang diisi serabut.


Lalu, seorang sahabat bersama Umar bin Khattab RA masuk ke dalam kamar Rasulullah SAW. Umar bin Khattab RA pun tanpa sengaja melihat punggung Rasulullah SAW saat pakaiannya tersingkap. Terdapat bekas-bekas alas tidurnya yang terlalu keras pada punggung Rsulullah SAW.

Melihat hal tersebut, sontak saja Umar bin Khattab RA menangis. Rasulullah SAW pun bertanya alasan Umar menangis.

Umar bin Khattab RA menjawab, "Demi Allah, saya menangis setelah mengetahui bahwa engkau lebih mulia dari raja-raja dan kaisar. Mereka hidup sesuai dengan kemauannya di dunia (mewah dan kaya),".

"Sementara engkau adalah Rasulullah SAW (utusan Allah). Seperti yang saya lihat, engkau tidur di tempat yang seperti ini (sangat sederhana)," lanjut Umar bin Khattab.

Kemudian, Rasulullah SAW bertanya lagi, "Bukankah kamu suka kalau mereka mendapat kesenangan dunia sementara kita mendapat kesenangan akhirat?".

Umar bin Khattab menjawab lagi, "Tentu, wahai rasul,".

"Memang demikianlah adanya," kata Rasulullah SAW. (HR Ahmad).

Kursi dari Serabut

Tak hanya itu, kursi yang digunakan Nabi Muhammad SAW juga sederhana. Abu Rifa'ah pernah menceritakan tentang kursi di rumah Rasulullah SAW.

"Saya mendatangi Rasulullah SAW, beliau duduk di atas kursi yang terbuat dari serabut, yang kakinya terbuat dari besi,".

Karpet Kulit yang Usang

Selain itu, Rasulullah SAW mempunyai alas karpet yang terbuat dari kulit yang diisi serabut. Kondisinya sudah usang hingga membuat salah seorang kaum Anshar memberikan permadani berisi wol.

Namun, Rasulullah SAW menolak pemberian permadani itu. Nabi Muhammad SAW pun meminta agar istrinya, Aisyah RA untuk mengembalikan permadani itu.

"Wahai Aisyah, demi Allah, kalau aku mau, niscaya Allah akan memberikan gunung emas dan gunung perak kepadaku." Aisyah pun mengembalikan permadani tersebut. (HR Al Baihaqi).

(kpr/kpr)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global