Jakarta -
Ammar Zoni membacakan nota pembelaan atau pleidoi di dalam Ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (2/4).
Kali keempat terjerat kasus narkoba, Ammar Zoni mengungkapkan bahwa momen paling terpuruk yang ia rasakan kala digugat cerai oleh Irish Bella.
Kala itu, Ammar Zoni sedang berjuang di panti rehabilitasi pada kasus kedua narkoba yang menjeratnya.
Ammar Zoni merasa perpisahan itu menjadi sebuah pukulan berat yang menghancurkan prinsip hidupnya.
"Sungguh menyakitkan, kabar yang saya terima datang dari mantan istri saya. Dia meminta saya memberikan talak kepadanya," kata Ammar Zoni.
Mantan pesinetron itu merasa dibuang oleh Irish bella, padahal ia mengibaratkan kala itu dirinya adalah orang sakit yang butug dirawat dan didkung.
"Kecanduan adalah penyakit otak kronis. Lalu kenapa orang yang sedang sakit dibuang? Di saat hanya dialah satu-satunya rumah tempat saya kembali pulang, tetapi malah diasingkan atas kekurangan saya," bebernya.
Kesedihan makin dalam dirasakan oleh Ammar Zoni kala mengenang kepergian ayahnya, Suhendri Zoni, ketika ia masih berada di balik jeruji penjara karena kasus sebelumnya.
Ia menganggap ketidakmampuannya menemani sang ayah di saat-saat terakhir sebagai sebuah dosa besar. Terlebih ketika dirinya hanya diperbolehkan melihat jenazah ayahnya dalam kondisi tangan terborgol dan mengenakan rompi tahanan.
Rasa bersalah itulah yang diakui Ammar Zoni memicu depresi berat hingga membuatnya jatuh ke lubang yang sama untuk ketiga dan keempat kalinya.
Ammar Zoni/ Foto: InsertLive
Puncak emosinya muncul saat Ammar Zoni menyampaikan pesan untuk kedua buah hatinya, Air Rumi Akbar dan Amala Puti Sabai Akbar.
Ia menyesali banyaknya waktu berharga yang terbuang sia-sia di balik jeruji besi, waktu yang seharusnya bisa ia gunakan untuk menyaksikan mereka tumbuh besar.
"Saya minta maaf kepada anak-anak saya, Air dan Amala, maafkan Daddy ya," katanya sembari terbata.
"Seharusnya Daddy ada melihat kalian tumbuh, mengajari kalian, membacakan cerita sebelum kalian tidur, mengantarkan kalian ke sekolah. Maafkan Daddy," imbuhnya.
Ammar Zoni yang terancam hukuman 9 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta itu pun menyampaikan janjinya sebagai seorang ayah di hadapan majelis Hakim.
"Daddy janji ini yang terakhir, benar-benar terakhir. Daddy janji besok lusa Daddy akan tebus semua waktu yang pernah hilang," janji Ammar Zoni.
(arm/arm)
Loading ...

8 hours ago
6

















































