Jakarta -
Kepribadian Orang yang Langsung Ganti Baju Saat Sampai Rumah
Setiap orang memiliki kebiasaan yang berbeda ketika baru sampai rumah usai melakukan aktivitas di luar rumah.
Ada yang tetap memakai pakaian dari luar, ada juga yang langsung buru-buru berganti pakaian menjadi busana rumah yang lebih nyaman.
Menurut ilmu psikologi, ternyata kebiasaan langsung berganti baju saat sampai rumah ini mencerminkan kepribadian tertentu, lo!
Sejumlah pakar psikologi menilai kebiasaan kecil ini sebagai cara seseorang untuk memanajemen kenyamanan dan kebersihan mereka sendiri.
Sebagian melakukannya karena alasan kesehatan, sedangkan yang lainnya merasa lebih rileks setelah pakaian luar dilepas.
Berikut ini beberapa karakter kepribadian yang tercermin dari kebiasaan langsung mengganti baju saat sampai rumah. Simak informasinya!
Sangat Menjaga Kebersihan dan Kesehatan
Banyak orang yang berganti baju setelah pulang karena alasan kebersihan dan kesehatan. Pasalnya, pakaian yang dipakai dari luar berpotensi membawa debu, kotoran, dan kuman yang menempel selama beraktivitas.
Tanpa disadari, kebiasaan sederhana ini akan membentuk karakter baru menjadi pribadi yang lebih peka dan peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Dengan begitu, mereka akan terbiasa untuk lebih disiplin dalam menerapkan kebiasaan higienis demi kesehatan diri sendiri.
Paham akan Batasan
Orang yang langsung berganti baju setelah sampai rumah biasanya termasuk tipe orang yang menerapkan batasan antara kehidupan luar dengan ruang pribadi. Bagi mereka, rumah adalah tempat istirahat yang harus terbebas dari segala apapun yang berasal dari luar.
Mengganti baju setelah dari luar artinya memberi sinyal kepada diri sendiri bahwa pekerjaan atau aktivitas hari ini sudah selesai. Tetap mengenakan pakaian dari luar dapat membuat sebagian orang merasa masih terbebani dengan tekanan sosial dari dunia luar. Itulah mengapa seseorang akan merasa lebih nyaman secara mental maupun fisik setelah melepaskan pakaian luarnya.
Suka Kepraktisan
Orang yang langsung berganti baju setelah dari luar biasanya menyukai hal-hal yang praktis. Mereka cenderung menghindari hal-hal kecil yang menyulitkan, seperti menggunakan pakaian luar yang penuh kancing, resleting, berbahan ketat, serta bertekstur kaku yang membatasi ruang gerak saat di rumah. Bagi mereka, rumah adalah comfort zone untuk bergerak secara bebas.
Maka dari itu, mereka akan lebih memprioritaskan pakaian berdasarkan fungsi dan kenyamanan daripada estetika ketika berada di rumah. Memakai baju rumah dengan bahan yang lebih nyaman dapat membuat pikiran mereka lebih ringan dan rileks saat beristirahat di rumah.
Jujur Secara Emosional
Kebiasaan sederhana ini ternyata juga memiliki keterkaitan dengan kondisi psikologis seseorang. Orang yang langsung mengganti pakaian cenderung lebih paham terhadap perasaannya sendiri. Mereka akan langsung menyadari jika dirinya merasa tidak nyaman.
Memilih pakaian yang lebih nyaman saat sampai rumah mencerminkan keinginan untuk menjadi diri sendiri. Daripada berpakaian untuk mengesankan orang lain, mereka cenderung berpakaian sesuai dengan kenyamanan diri mereka sendiri.
Memiliki Tingkat Sensorik yang Tajam
Kepribadian terakhir dari orang yang langsung berganti baju adalah punya tingkat sensorik yang cukup tajam. Mereka cenderung merasa lebih sensitif terhadap jenis kain yang menempel pada kulit. Jika tidak segera berganti ke pakaian dengan bahan yang lebih nyaman, mereka rentan merasa gerah dan tidak nyaman.
Tingkat sensorik yang tajam ini membuat mereka sangat peduli terhadap kenyamanan diri sendiri. Bagi mereka kenyamanan merupakan kunci dibalik ketenangan batin. Oleh karena itu, tidak heran jika mereka akan langsung mandi dan berganti pakaian untuk melepas penat setelah beraktivitas di luar rumah.
(Astrid Riyani Atmaja/arm)
Loading ...

11 hours ago
5

















































