Kisah Skandal Pangeran Andrew Jadi Rebutan Studio Besar Hollywood

5 hours ago 3

Jakarta -

Industri hiburan Hollywood dikabarkan sedang berlomba mengangkat kisah kejatuhan Pangeran Andrew ke layar kaca. Sejumlah studio besar dan platform streaming ingin mendapatkan hak eksklusif untuk mendramatisasi skandal yang menyeret Duke of York tersebut.

Salah satu yang disebut paling depan adalah Netflix. Menurut laporan media Inggris, perusahaan ini mempertimbangkan untuk menghidupkan kembali serial pemenang Emmy, The Crown, dalam format serial terbatas atau limited series.

Meski The Crown sudah tamat setelah enam musim pada 2023, namanya masih dianggap kuat dalam mengangkat cerita seputar keluarga kerajaan Inggris. Kali ini, cerita disebut akan fokus pada "kisah Andrew", termasuk polemik hubungannya dengan Jeffrey Epstein dan perkembangan hukum terbaru yang melibatkannya.

Sumber internal menyebut diskusi antara Netflix dan rumah produksi Left Bank Pictures sudah memasuki tahap lanjut. Jika benar terwujud, proyek ini bisa menjadi salah satu yang paling kontroversial dalam sejarah waralaba tersebut.


Tak hanya Netflix, studio besar lain seperti Disney Studios dan Amazon MGM Studios juga dilaporkan tengah menyiapkan proyek serupa. Bahkan, seorang perwakilan Disney menyebut pihaknya "dibanjiri penulis skenario" yang ingin menjadi yang pertama menghadirkan film paling lengkap tentang skandal ini.

Sementara itu, penulis Jeremy Brock-yang sebelumnya mengerjakan serial bertema kerajaan untuk Amazon-mengonfirmasi bahwa Netflix dan Amazon aktif bernegosiasi untuk mendramatisasi dampak kasus tersebut.

Persaingan ini menunjukkan betapa besarnya daya tarik kisah Pangeran Andrew bagi industri hiburan global. Cerita ini memadukan unsur monarki, kontroversi hukum, hingga intrik kekuasaan, yang dinilai sangat menarik untuk diangkat ke layar.

Minat Hollywood juga semakin meningkat setelah muncul laporan mengenai perkembangan hukum terbaru yang melibatkan sang Duke. Tuduhan yang mencuat disebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran serius yang berpotensi memengaruhi reputasi kerajaan Inggris.

Para analis industri menilai adaptasi yang akan datang kemungkinan memadukan fakta dengan sentuhan drama agar lebih menarik bagi pasar internasional. Dengan tren true crime dan drama politik yang terus diminati, kisah ini dianggap memiliki potensi komersial yang besar.

Dengan Netflix, Amazon MGM Studios, dan Disney Studios saling bersaing, bukan tidak mungkin publik akan melihat lebih dari satu versi drama tentang skandal kerajaan ini dalam beberapa tahun mendatang.

Jika proyek-proyek tersebut benar-benar diproduksi, kisah Pangeran Andrew bukan hanya menjadi catatan kontroversial dalam sejarah monarki modern, tetapi juga bagian dari budaya pop global yang mempertemukan isu kerajaan, investigasi hukum, dan persaingan ketat industri streaming dunia.

(yoa)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global