Jakarta -
Sidang lanjutan kasus dugaan pemukulan oleh oknum prajurit TNI terhadap staf keluarga Zaskia Adya Mecca digelar di Pengadilan Militer II-08 Cakung, Rabu (15/4).
Anak Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo, KM yang masih di bawah umur, hadir sebagai saksi dan memberikan keterangannya pada sidang kali ini. Zaskia dan anggota keluarga lainnya datang untuk mendampingi dan memberikan dukungan emosional kepada KM.
"Karena dia kan masih kecil ya, jadi aku sama Mas Hanung tuh berpikir gimana supaya Kala nggak tegang nanti selama di dalam dan dia ngerasa lingkungannya nyaman," ucap Zaskia Adya Mecca di Pengadilan Militer II-08 Cakung, Rabu (15/4).
"Aku pengin mereka ada dampingin, selain support moril, aku pengin keluargaku tuh terbiasa ketika ada satu hal yang membutuhkan, semua hadir untuk menemani," sambungnya.
Setelah sidang selesai, Zaskia Adya Mecca mengungkapkan kabar sang putri yang mengalami trauma akibat insiden tersebut. Syukurnya, KM kini sudah pulih dari traumanya.
"Tadi dia cerita, trauma 10 hari pertama, tapi habis itu dia sudah kembali pulih. Ya, biar jadi anak yang kuat," ungkapnya.
Sementara itu, Zaskia pribadi mengaku sudah memaafkan pelaku. Namun, proses hukum akan terus berjalan.
"Tadi terdakwanya sudah bertemu sama Kala, sudah menjelaskan, minta maaf, beliau menyesal. Katanya sudah ditahan dari pertama laporan masuk, nggak bisa kemana-mana, bahkan saat ibunya kritas beliau tidak bisa menemui ibunya," jelas Zaskia.
Kasus ini bermula ketika staf Zaskia Adya Mecca yang bernama Faisal dipukul oleh oknum TNI pada 22 September 2025 di Ampera, Jakarta Selatan. Kala itu, Faisal tengah mengantar anak Zaskia ke sekolah.
Insiden dipicu kesalahpahaman lalu lintas, di mana pelaku menghalangi jalan dan memukul korban di depan anak Zaskia.
(KHS/dis)
Loading ...

4 hours ago
1

















































