Kota Emas yang Hilang Bukti Kejayaan Mesir Masa Lampau Akhirnya Ditemukan

3 hours ago 6

Jakarta -

Dunia dihebohkan dengan penemuan sisa-sisa kota emas yang hilang di kawasan Luxor, dekat Lembah Para Raja, Mesir oleh para arkeolog. Penemuan ini terjadi pada April 2021 lalu.

Kota emas atau Lost Golden City ini dikenal sebagai Aten, salah satu penemuan arkeologi paling penting dalam beberapa tahun terakhir. Kota ini ditemukan setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih lima tahun.

Disebutkan, Aten terkubur pasir selama lebih dari 3.000 tahun, yang berasal dari masa pemerintahan Amenhotep III pada 1391-1253 SM. Dulu, Aten dijadikan pusat administrasi sekaligus jantung industri kerajaan yang sangat vital.

Kota ini tempat berlangsungnya aktivitas pemerintahan, produksi, hingga distribusi sumber daya penting yang menopang kekuatan ekonomi kerajaan. Namun, setelah masa pemerintahan Akhenaten berakhir, kota ini perlahan ditinggalkan.


Ibu kota pun akhirnya dipindahkan ke Amarna, yang membuat perubahan besar dalam sistem kepercayaan. Akibatnya, Aten kehilangan perannya sehingga akhirnya terlupakan selama berabad-abad.

Berkat penemuan arkeologis ini, jejak kejayaan kota ini pun akhirnya terungkap. Para arkeolog menemukan sisa-sisa pemukiman lengkap dengan struktur rumah, area produksi, serta fasilitas industri.

Selain itu, arkeolog juga menemukan pabrik yang diduga digunakan untuk mengolah emas dan berbagai material berharga lainnya. Para arkeolog juga menemukan sejumlah artefak penting, seperti kin tembaga dari dinasti Ptolemaic.

Penemuan ini menjadi bukti bahwa kota ini pernah menjadi pusat aktivitas ekonomi yang maju. Aten diyakini sebagai pusat kemakmuran terbesar pada masanya, terkhusus dalam produksi dan distribusi kekayaan seperti emas.

Hal ini lah yang membuat kota ini dijuluki Lost Golden City atau kota emas yang hilang. Hal ini sebagai bukti bahwa Aten tak hanya sekedar pusat pemerintahan, tapi simbol kejayaan yang pernah bersinar sebelum akhirnya terkubur oleh waktu.

Pada saat ditemukan, para arkeolog terkejut melihat kondisi Aten. Bagaimana tidak, saat ditemukan, Aten masih dalam kondisi yang sangat terjaga dengan baik.

Dinding-dinding bangunan di kota ini juga terlihat tetap kokoh berdiri, bahkan beberapa ruangan masih menyimpan peralatan sehari-hari yang ditinggalkan penghuninya. Meski telah terkubur selama ribuan tahun, kondisi bangunan di Aten terlihat seolah baru saja ditinggalkan.

Selain bangunan yang masih terjaga, sisi arsitektur kota juga menarik perhatian. Para arkeolog menemukan salah satu tembok unik berbentuk zig-zag dengan tinggi mencapai tiga meter.

Tembok ini hanya memiliki satu pintu masuk yang diyakini berkaitan dengan sistem keamanan yang dirancang untuk mengontrol keluar-masuknya orang serta membatasi area tertentu di dalam kota.

(kpr/fik)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global