Menjadi Negara Paling Tertutup, Ini Fakta Mengenai Turkmenistan

9 hours ago 4

Jakarta -

Turkmenistan kerap dijuluki sebagai salah satu negara yang paling tertutup di dunia. Ada beberapa fakta menarik mengenai negara yang berada di kawasan Asia Tengah ini, baik dari segi geografis maupun kebijakan pemerintahnya.

Dikutip dari DetikTravel, yang melansir Advantour, Turkmenistan secara geografis terletak di Asia Tengah dan berbatasan langsung dengan Laut Kaspia di bagian barat. Dari daratan, negara ini juga berbatasan dengan Kazakhstan, Uzbekistan, Afghanistan, serta Iran.

Melalui jalur laut, Turkmenistan juga memiliki akses ke wilayah Rusia dan Azerbaijan di sekitar Laut Kaspia. Turkmenistan juga tetap terhubung dengan jalur perairan internasional melalui Laut Kaspia, meski negara ini tidak memiliki garis pantai langsung ke samudra terbuka.

Hal ini membuat Turkmenistan menjadi negara yang memiliki akses strategis dalam jalur perdagangan regional.


Turkmenistan memiliki luar wilayah sekitar 491.200 kilometer persegi, dengan 4,9 persen berupa perairan. Sebagian besar wilayah Turkmenistan berupa dataran luas yang didominasi gurun. Sekitar 80 persen wilayahnya tertutup oleh Gurun Karakum, salah satu gurun terbesar di dunia.

Turkmenistan dikenal sebagai negara dengan sistem pemerintahan yang cenderung tertutup. Pemerintahan Turkmenistan bersifat otokratis, dengan kontrol yang kuat terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk media dan akses informasi.

Turkmenistan juga tidak mudah diakses oleh wisatawan karena kebijakan imigrasinya yang ketat. Kebijakan isolasionis yang diterapkan selama bertahun-tahun membuat Turkmenistan dinilai kurang terbuka terhadap kerja sama internasional.

Berikut fakta-fakta mengenai Turkmenistan yang Perlu Diketahui:

1. Memiliki Cadangan Gas Terbesar di Dunia

Turkmenistan merupakan salah satu negara dengan cadangan gas alam terbesar di dunia. Berdasarkan data dari U.S. Energy Information Administration, Turkmenistan termasuk dalam jajaran negara dengan sumber daya gas alam terbesar di dunia.

Gas alam merupakan sektor utama yang menopang perekonomian Turkmenistan, dengan ekspor yang sebagian besar ditujukan ke negara-negara Asia seperti China. Hal ini membuat Turkmenistan sebagai pemain penting dalam peta energi dunia.

2. Rumah Bagi 'Gerbang Neraka'

Salah satu ikon paling terkenal di Turkmenistan adalah Darvaza Gas Crater, yang sering dijuluki Gerbang Neraka. Kawah gas ini terbentuk pada 1971 saat pengeboran Soviet yang menyebabkan tanah runtuh dan memunculkan gas alam.

Untuk mencegah penyebaran gas beracun, area tersebut dibakar dan hingga saat ini api masih terus menyala. Fenomena ini telah menjadi objek penelitian sekaligus daya tarik wisata yang unik di dunia.

3. Dipenuhi Bangunan Marmer Putih

Ibu kota Turkmenistan, Ashgabat, dikenal sebagai kota dengan dominasi bangunan marmer putih. Ashgabat bahkan diakui oleh Guinness World Records sebagai kota dengan jumlah bangunan berlapis marmer putih terbanyak di dunia.

Arsitektur megah ini menjadi simbol kemegahan negara sekaligus identitas visual yang membedakan Turkmenistan dengan negara lain.

4. Libur di Musim Melon

Di Turkmenistan terdapat perayaan unik bernama Melon Day atau Hari Melon, yang biasanya dirayakan setiap bulan Agustus. Perayaan ini ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh pemerintah.

Tradisi ini pertama kali diperkenalkan pada era Presiden Saparmurat Niyazov sebagai bentuk penghargaan terhadap hasil pertanian lokal, khususnya melon yang dianggap sebagai salah satu produk unggulan negara.

5. Internet dan Media Sangat Dibatasi

Penggunaan akses internet dan media di Turkmenistan juga sangat dibatasi. Negara ini memiliki tingkat kebebasan internet yang sangat rendah.

Pemerintah mengontrol informasi yang masuk dan keluar, termasuk membatasi akses ke berbagai situs internasional. Kondisi ini menjadikan Turkmenistan sebagai salah satu negara dengan kontrol informasi paling ketat di dunia.

6. Kuda Akhal-Teke yang Ikonik

Turkmenistan memiliki kebanggaan nasional berupa kuda Akhal-Teke, yang dikenal sebagai salah satu ras kuda tertua di dunia. Kuda ini terkenal karena daya tahan tinggi, kecepatan, serta kilau bulunya yang khas seperti logam.

Akhal-Teke bahkan menjadi simbol nasional dan sering ditampilkan dalam berbagai lambang resmi negara.

(kpr/kpr)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global