Jakarta -
Kasus terjemahan lagu legendaris Circle of Life kini masuk babak serius. Bukan sekadar perdebatan budaya, komposer Lebo M melayangkan gugatan dengan nominal fantastis terhadap komedian Learnmore Mwanyenyeka.
Angka yang dituntut tak main-main. Lebo M mengklaim kerugian lebih dari US$20 juta dolar AS, ditambah tuntutan ganti rugi hukuman sebesar US$7 juta. Jika ditotal, nilai gugatan bisa menembus lebih dari US$27 juta atau sekitar Rp400 miliar.
Nominal besar ini muncul setelah pernyataan Jonasi di podcast yang menyebut lirik pembuka lagu berbahasa Zulu sebagai "Lihat, ada singa. Ya Tuhan." Padahal, versi resmi Disney menerjemahkannya sebagai bentuk penghormatan kepada raja.
Bagi pihak Lebo M, candaan tersebut bukan sekadar humor. Mereka menilai pernyataan itu merusak makna budaya sekaligus berdampak langsung pada bisnis dan royalti dari karya ikonik tersebut.
Dalam gugatan, disebutkan bahwa viralnya komentar tersebut mengganggu hubungan profesional dengan Disney, hingga menyebabkan kerugian finansial dalam jumlah besar.
Tak hanya itu, tim hukum Lebo M juga menilai ucapan Jonasi tidak bisa dilindungi sebagai satire. Mereka berargumen bahwa pernyataan itu disampaikan seperti fakta, bukan sekadar materi komedi.
Sementara itu, Learnmore Mwanyenyeka belum memberikan respons resmi. Namun, ia sempat membagikan momen saat menerima surat gugatan di atas panggung-yang justru kembali memancing perhatian publik.
Kini, sorotan utama bukan lagi soal benar atau salahnya terjemahan, tapi angka fantastis di balik gugatan tersebut-yang menunjukkan bagaimana satu candaan viral bisa berujung konsekuensi hukum bernilai ratusan miliar rupiah.
(ikh/ikh)
Loading ...

9 hours ago
7

















































