Jakarta -
Penyanyi muda Olivia Rodrigo akhirnya buka suara setelah penampilannya di konser Billions Club Live with Olivia Rodrigo: A Concert Film memicu perdebatan di media sosial.
Bukan karena kualitas vokal atau aksi panggungnya, pelantun lagu good 4 u itu justru menjadi sasaran kritik akibat busana yang dikenakannya saat tampil. Olivia terlihat mengenakan gaun babydoll bermotif bunga dengan potongan pendek yang dipadukan dengan sepatu boots tinggi.
Penampilan tersebut ternyata menuai komentar negatif dari sebagian netizen. Mereka menilai busana yang dikenakan Olivia menghadirkan kesan kekanak-kanakan sekaligus dianggap melakukan seksualisasi terhadap citra perempuan muda.
Kritik tersebut rupanya membuat penyanyi berusia 23 tahun itu merasa kesal. Dalam cuplikan podcast The New York Times yang dirilis baru-baru ini, Olivia mengaku tidak habis pikir dengan tudingan yang diarahkan kepadanya.
"Itu membuatku kesal banget," ujar Olivia.
Menurutnya, kritik tersebut terasa aneh karena selama ini ia juga pernah tampil dengan pakaian panggung yang jauh lebih terbuka, seperti bra berkilauan dan celana superpendek. Namun, justru gaun yang lebih tertutup kali ini yang menjadi bahan perdebatan.
"Yang benar-benar menggangguku, adalah aku pernah mengenakan pakaian yang mungkin terbuka di atas panggung," katanya.
Olivia menegaskan bahwa ia berhak menentukan pakaian yang membuatnya nyaman dan percaya diri saat tampil di depan publik.
Baginya, gaun tersebut sama sekali tidak bermasalah.
"Rasanya menyenangkan, aku merasa keren dan nyaman mengenakannya. Dan itu bukan pakaian yang tidak pantas, tapi menurut orang-orang gaun yang menutupku tersebut kekanak-kanakan dan tak pantas," jelasnya.
Lebih jauh, Olivia menilai kritik yang diterimanya justru mencerminkan cara pandang yang masih berkembang di masyarakat terhadap perempuan muda. Ia menyinggung bagaimana sejak kecil perempuan sering diberi pesan bahwa cara berpakaian mereka bisa memicu pandangan seksual dari orang lain.
"Ada retorika yang dicekoki kepada kita sejak masih kecil, yakni jangan mengenakan pakaian seperti itu, karena ada pria yang akan menyeksualisasikan dirimu dan itu adalah salahmu. Aneh banget," ungkapnya.
Penyanyi yang meraih popularitas besar lewat album SOUR itu juga membantah anggapan bahwa busana tersebut sengaja dipilih untuk menampilkan kesan seksi.
"Aku tak merasa aku kelihatan seksi mengenakannya. Aku merasa, ini keren banget," katanya.
Dalam wawancara tersebut, Olivia juga mengingatkan bahwa gaya serupa pernah dikenakan sejumlah musisi perempuan yang menjadi inspirasinya, seperti Kathleen Hanna bersama band Bikini Kill serta Courtney Love.
"Orang-orang ini adalah para pahlawanku," ujar Olivia.
Di akhir pernyataannya, Olivia menegaskan bahwa ia tidak ingin perempuan muda tumbuh dengan ketakutan terhadap penilaian publik atas cara mereka berpakaian.
"Kalau kita mulai berpakaian dengan gaya seperti, 'Aku enggak mau ada orang aneh yang berpikir bahwa aku seksi seperti bayi', atau hal aneh lainnya, aku merasa intinya sudah mulai hilang."
"Aku begitu protektif terhadap wanita muda, perempuan, dan aku enggak mau mereka disuapi dengan retorika ini," lanjutnya.
(yoa/and)
Loading ...

5 hours ago
9
















































