Penulis Inisial PS Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

9 hours ago 4

Jakarta -

Seorang penulis sekaligus musisi asal solo dengan inisial PS diduga melakukan pelecehan seksual.

Terduga korban dengan akun X @tmptmengeluhku mengungkapkan bahwa dirinya mengalami pelecehan dari PS setelah pertama kali berkenalan pada Maret 2025.

Terduga korban mengaku awalnya mengenal PS karena ingin belajar menulis. PS dikenal sebagai seorang penulis yang bukunya pernah diterbitkan penerbit besar dan karyaknya memenangkan Sayembara Novel DKJ.

"Dia berinisial PS, seorang penulis dan vokalis band metal hardcore dari Karanganyar, Surakarta. Dia dikenal sebagai pribadi yang santun, humoris, dan pintar bahkan imagenya lekat dengan pria jawa yang menghormati kebudayaan," tulis terduga korban yang dilihat Jumat (27/3).


Pertemuan pertama korban dan PS pun berjalan normal hingga komunikasi-komunikasi berikutnya PS menunjukkan sikap yang mencurigakan dan mengarah ke pelecehan seksual.

"Beberapa hari kemudian, 2 April 2025, siang hari, dia menyuruhku datang ke rumahnya untuk membahas tulisan. Aku mengiyakan karena percaya padanya sebagai mentor. Sampai di rumahnya, aku diajak keluar ke mall, dengan alasan mencari makan siang sambil menulis," ungkap korban.

"Aku bersiap untuk belajar di ruang tamu tapi dia mengarahkanku ke kamarnya. Katanya, ruang kerjanya menyatu dengan kamar tidur dan buku-buku novelnya ada di sana sebagai referensi untuk membantuku menulis. Pada saat itu, aku percaya padanya karena aku menghormati kapabilitasnya," lanjutnya.

Pada komunikasi-komunikasi selanjutnya, korban juga melakukan pelecehan, seperti meminta foto payudara korban hingga mengirimkan foto alat kelaminnya yang membuat korban tak nyaman. Korban juga mengaku terjebak dalam hubungan dengan PS karena tekanan psikologis.

"Setelah aku keluar dari RS, aku dibawa ke Boyolali oleh keluargaku. Pada 17 April 2025 dini hari, setelah menjengukku sore hari sebelumnya, dia meminta foto payudaraku melalui chat WA. Aku tidak nyaman, tetapi merasa sungkan menolak karena merasa berhutang budi pada PS," tulis korban.

Puncak pelecehan yang dialami korban terjadi pada November 2025. Korban mengaku diperkosa sekaligus direndahkan status sosialnya secara verbal oleh PS.

Setelah lepas dari hubungan dengan PS, korban mengaku mengabari rekan-rekan PS terkait kejadian yang dialaminya. Namun, korban mengaku tidak mendapat dukungan, justru mendapat sindiran dari orang-orang terdekat PS.

Atas kejadian pelecehan dan cibiran yang diterimanya, korban akhirnya berani mengungkap kasus ini ke publik.

Sementara itu, pihak PS belum memberikan tanggapan terkait dugaan pelecehan seksual ini. Terpantau, akun X milik PS diprivasi setelah dugaan pelecehan ini ramai dibahas.

(dia/naa)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global