Publik Soroti Simbol Mata Konser Isyana Sarasvati, Ada Pesan Tersembunyi?

3 hours ago 2

Jakarta -

Isyana Sarasvati merilis album kelimanya bertajuk ELEKTIKO yang dirilis bertahap mulai Mei 2025 hingga awal 2026.

Album ini terbagi dala empat bab, LUNORA, MAMIU, CECILIA, dan yang terakhir ABADHI.

Untuk bab terakhir, nuansa gelap dan merah dengan api berkobar di sampingnya. Di tengah, ada simbol mata satu.

"Jangan bergerak. Aku ABADHI. Ini adalah pesan penting. Isyana akan menghidupkan ABADHI di bulan Februari 2026. Bab terakhir dari ELEKTIKO," bunyi video ABADHI.


"Ambang batas sebelum kamu masuk ke ranahku. Sebelum kamu menyebrang. Bersiaplah dan pertanyakan semuanya," lanjutnya.

Simbol mata ini sontak menarik perhatian warganet. Beberapa mempertanyakan simbol tersebut dan penggunaannya yang terkait dengan sebuah aliran sesat.

"Sebenernya aku ngefans krn karyanya bagus2, tapi makin kesini makin kesana.. ditengah guncangan PD dmn kaum mereka semakin masif dalam soft selling. Apa aku cuma ketrigger issu aja. Tolong kasih pencerahan," tulis akun Threads @hinta_wink dilihat Selasa (3/3).

"Dugaanku pergerakan s4t4nic ini udah sampai merekrut banyak musisi Indonesia, kemungkinan masih ada lagi musisi lain yang kena dampaknya selain Isyana," balas akun @my.***.

"Jujur pernah ke konser dia dan banyak juga simbol mata di background. 2 taun lalu pdhl konsernya," timpal @cla***.

Isyana SarasvatiIsyana Sarasvati/ Foto: Threads

Simbol mata satu bukan hal baru dalam dunia musik dunia. Untuk konteks industri musik sering kali merujuk pada simbolisme visual, yaitu Mata Ilahi (Eye of Providence) atau Mata Satu (All-Seeing Eye) yang sering dikaitkan dengan konspirasi Illuminati.

Simbol ini sering muncul di video klip, konser, atau pose artis sebagai representasi sebagai mata yang melihat segala hal, simbol okultisme, atau representasi kekuasaan dan kendali, sering dikombinasikan dengan segitiga atau piramida.

Banyak artis top dunia menggunakan simbol ini dalam video klip, konser, atau pose foto, meskipun seringkali hanya untuk estetika artistik.

Sementara itu, Isyana Sarasvati mengubah konsep dan genre musiknya dari pop ke progressive rock sejak akhir tahun 2019 lewat album Lexicon.

Dalam beberapa wawancara, Isyana mengaku mengubah konsep bermusiknya karena ingin keluar dari zona nyaman dan mengekspresikan sisi musikalitasnya yang sesungguhnya.

(dia/agn)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global