Ratu Sofya Polisikan Produser Film usai Dituding Somasi Ibu Kandung

3 hours ago 7

Jakarta -

Ratu Sofya menyambangi Polda Metro Jaya, Sabtu (6/6), untuk melaporkan Reza Aditya dan Putri Maysita selaku produser dan co-produser film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

Reza sebelumnya sempat menyebut bahwa aktris Ratu Sofya melayangkan surat somasi kepada ibu kandungnya sendiri, Intan Masthura. Pernyataan ini disampaikan oleh Reza dalam sebuah konferensi pers terkait masalah honor dan promosi film terbaru mereka.

Ratu mengklaim telah berupaya melakukan mediasi, tetapi tidak kunjung menemukan titik tengah. Oleh karena itu, ia memutuskan membuat laporan polisi.

"Maksud kedatangan saya hari ini mengenai video press conference kemarin yang isinya memfitnah saya dan saya sudah berusaha untuk bermediasi tetapi tidak ada iktikad baik dari mereka, itulah mengapa saya hari ini membuat laporan," kata Ratu, Sabtu (6/6).


Ratu Sofya tidak terima atas pernyataan Reza Aditya dalam konferensi pers yang menuduh dirinya telah melayangkan somasi kepada ibu kandungnya sendiri.

Ia juga sempat melayangkan somasi agar Reza Aditya dan Putri Maysita meminta maaf karena sudah memfitnahnya. Namun, keduanya tidak pernah menyampaikan permintaan maaf sampai batas waktu yang ditentukan oleh pihak Ratu.

Reza Aditya dan Putri Maysita lantas dijerat Pasal 433 juncto 441 terkait pencemaran nama baik dan fitnah. Zion Natongam Tambuna, kuasa hukum Ratu Sofya, menegaskan pihaknya telah menyerahkan bukti-bukti kuat.

"Laporannya tentang pencemaran nama baik yang didukung dengan alat-alat bukti yang bagus dan sudah kami serahkan juga kepada tim penyidik," kata Zion.

Konflik ini bermula ketika rumah produksi HAS Pictures melayangkan somasi terkait dugaan ketidakhadiran Ratu Sofya dalam rangkaian promosi film Dosa: Penebusan atau Pengampunan.

Perseteruan semakin melebar ketika ibundanya, Intan Masthura, tampil bersama pihak rumah produksi dan membantah adanya paksaan terkait adegan intim dalam film tersebut. Ketegangan kian memuncak setelah Intan mengaku mendapat somasi dari putrinya soal honor film.

Ratu kemudian menegaskan dokumen yang dikirim melalui kuasa hukumnya hanya bertujuan meluruskan posisi hukum terkait kontrak dan honor, sehingga perbedaan pandangan antara Ratu, orang tuanya, dan pihak PH pun kembali memicu ketegangan.

(KHS/KHS)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global