Jakarta -
Dalam rangka menyambut semangat emansipasi perempuan di momen Hari Kartini, Elsa Japasal atau yang biasa dikenal dengan Eca Aura, hadir dan memberikan dukungan kepada puluhan perempuan lansia di Panti Wisma Sahabat Baru, Jakarta Barat.
Selain itu, ia juga mengikuti sebuah kegiatan inspiratif secara intimate bersama rekan media di TAMU Restoran, Jakarta Selatan.
Acara ini menjadi ruang hangat untuk berbagi cerita, menghadirkan kebersamaan lintas generasi, serta mengangkat inspirasi dari para perempuan hebat yang telah melalui berbagai perjalanan hidup.
Dalam kegiatan yang diselenggarakan pada Minggu, (19/4) di Panti Wisma Sahabat Baru, Eca Aura bersama rekan-rekan media menciptakan momen penuh makna melalui interaksi langsung dengan para penghuni panti, khususnya para lansia perempuan (oma-oma), yang berbagi kisah kehidupan, pengalaman, serta nilai-nilai perjuangan yang relevan dengan semangat Kartini masa kini.
Eca Japasal/ Foto: Istimewa
Melalui kegiatan ini, Eca Aura juga memberikan sembako dan selimut serta mengajak untuk terus menumbuhkan empati, mempererat koneksi sosial, serta menjadi pengingat bahwa semangat Kartini tidak hanya hidup dalam sejarah, tetapi juga dalam kisah nyata perempuan-perempuan di sekitar kita.
"Buat aku, Hari Kartini bukan cuma tentang mengenang, tapi juga tentang bagaimana kita bisa hadir dan memberi arti untuk perempuan lain, sekecil apa pun itu. Lewat kegiatan ini, aku belajar banyak dari oma-oma yang luar biasa kuat dan penuh cerita. Ini momen yang sangat hangat dan personal," ujar Eca Aura.
Selain kepedulian sosial, Eca Aura juga mengikuti kegiatan Pekan Puan. Menghadirkan sebuah kegiatan inspiratif membuat hidangan tradisional khas Jawa Timur yakni Kue Petulo.
Dalam acara tersebut, Eca Aura mengangkat nilai tradisi dan simbol bagaimana perempuan masa kini tetap dapat terhubung dengan akar budaya, sekaligus aktif dan kreatif dalam berbagai bidang.
Kue petulo sendiri dipilih sebagai representasi kuliner tradisional Indonesia yang sederhana namun sarat makna kebersamaan.
Dalam kesempatan ini Eca Aura tidak hanya berbagi pengalaman seputar kehidupan dan karier, tetapi juga mengajak para media untuk turut merasakan langsung proses pembuatan kue petulo.
Aktivitas ini diharapkan dapat menciptakan suasana hangat, interaktif, dan penuh inspirasi.
"Kembali melalui momen Hari Kartini, Aku ingin menghadirkan sesuatu yang lebih dekat dan relatable. Tidak hanya berbicara soal perempuan modern, tetapi juga bagaimana kita tetap menghargai budaya melalui hal-hal sederhana seperti memasak dan memberikan dukungan bagi para pelaku usaha lokal," ujar Eca.
Eca Japasal/ Foto: Istimewa
Sebelumnya, Eca Aura juga melakukan kegiatan sosial dengan memborong makanan yang dijual oleh UMKM serta membantu mereka endorsement secara gratis.
Menyoal kepedulian sosial, di 2025, Eca Aura sendiri pernah menginisiasi penggalangan dana untuk membantu Rumah Singgah, Menteng, Jakarta Pusat.
Penggalangan dana tersebut berhasil mengumpulkan Rp42.858.169. Kemudian Eca juga turut berdonasi dan membantu penyaluran bantuan bagi korban bencana banjir di lima wilayah Sumatra, yakni Padang, Aceh, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Sibolga.
Melalui aksi-aksi sederhana namun konsisten, Eca Aura memperlihatkan sisi lain seorang artis muda bahwa di balik sorotan kamera, ada empati, kepedulian, dan keinginan tulus untuk memberi arti bagi sesama.
(ikh/ikh)
Loading ...

7 hours ago
2

















































