Setelah 8 Tahun Berseteru, Shakira Menang di Pengadilan dan Berhak Terima Rp1 Triliun

14 hours ago 15

Jakarta -

Kabar baik datang dari penyanyi internasional Shakira. Setelah menghadapi proses hukum yang panjang selama delapan tahun, bintang asal Kolombia itu akhirnya dinyatakan tidak bersalah dalam kasus dugaan penggelapan pajak di Spanyol.

Putusan tersebut dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi Nasional Spanyol yang menyatakan otoritas pajak gagal membuktikan bahwa Shakira berstatus sebagai wajib pajak residen pada tahun 2011. Pengadilan juga memerintahkan pemerintah untuk mengembalikan dana sekitar 64 juta dolar AS atau setara Rp1 triliun yang sebelumnya menjadi bagian dari sengketa, lengkap dengan bunga yang berlaku.

Kasus ini bermula dari tuduhan bahwa pelantun lagu Hips Don't Lie itu tinggal di Spanyol lebih dari 183 hari dalam satu tahun, batas waktu yang membuat seseorang wajib membayar pajak sebagai penduduk tetap negara tersebut.

Namun setelah meninjau berbagai bukti, pengadilan menyimpulkan bahwa Shakira hanya berada di Spanyol selama 163 hari pada tahun fiskal 2011. Jumlah tersebut berada di bawah batas minimum yang ditetapkan untuk status wajib pajak residen.


Meski kalah di tingkat pengadilan saat ini, otoritas pajak Spanyol belum menyerah. Mereka menyatakan akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung dan menunda pembayaran dana tersebut sampai ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap.

Menanggapi putusan itu, Shakira mengungkapkan rasa lega sekaligus emosinya setelah bertahun-tahun menjadi sorotan publik akibat kasus tersebut.

"Setelah lebih dari delapan tahun menanggung penargetan publik yang brutal, kampanye terorganisir untuk menghancurkan reputasi saya, dan malam-malam tanpa tidur yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan saya serta kesejahteraan keluarga saya, Pengadilan Tinggi Nasional akhirnya meluruskan segalanya," tulis Shakira dalam pernyataan resminya.

Penyanyi berusia 48 tahun itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan penipuan seperti yang dituduhkan selama ini.

"Tidak pernah ada penipuan, dan pihak administrasi sendiri tidak pernah bisa membuktikannya, karena memang itu bukan kebenaran," lanjutnya.

Dalam pernyataan yang sama, mantan pasangan pesepak bola Gerard Piqué tersebut juga menyoroti proses hukum yang menurutnya kerap menjadi konsumsi publik sebelum ada keputusan pengadilan. Ia berharap kasus yang dialaminya bisa menjadi pelajaran agar setiap orang mendapatkan perlakuan yang adil dan tidak dianggap bersalah sebelum terbukti.

"Kemenangan ini saya dedikasikan untuk mereka," tulis Shakira.

Di tengah berakhirnya sengketa hukum tersebut, karier Shakira justru sedang berada dalam fase yang sangat gemilang. Namanya baru saja diumumkan sebagai salah satu pengisi acara halftime show final Piala Dunia FIFA musim panas tahun ini bersama sejumlah bintang dunia, termasuk Madonna dan BTS.

Tak lama sebelumnya, Shakira juga mencuri perhatian lewat konser gratis spektakuler di Pantai Copacabana, Rio de Janeiro, Brasil. Pertunjukan tersebut dilaporkan dihadiri sekitar dua juta penonton dan menjadi salah satu konser terbesar dalam kariernya.

(yoa/yoa)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global