Jakarta -
Kesuksesan K-Pop Demon Hunters secara global membuat film animasi asal Korea Selatan itu menggarap musim kedua.
Sutradara Maggie Kang dalam konferensi pers yang dilakukan pada Rabu (1/4) menanggapi terkait banyaknya spekulasi tentang penggarapan musim kedua.
"Saya rasa saya tidak bisa mengungkapkan apapun. Saya ingin merahasiakannya, tidak ada spoiler sama sekali," ujar Maggie Kang sembari tertawa.
Meskipun tidak ingin memberikan banyak bocoran, Maggie Kang mengungkapkan garis besar dan ide yang akan diangkat dalam musim kedua dari K-Pop Demon Hunters ini.
Bersama dengan sutradara Chris Appelhans, Maggie Kang berdiskusi untuk menggarap film dengan banyak elemen-elemen budaya Korea yang lebih kental.
"Jujur saja, kami sudah memiliki ide besar, meskipun belum ada yang final. Seperti film pertama, Chris dan saya ingin menciptakan sesuatu yang benar-benar ingin kami lihat. Mohon nantikan, film ini akan lebih besar dan dipenuhi dengan elemen yang lebih menarik daripada yang pertama," bebernya.
Maggie Kang juga sempat beberapa kali mengungkapkan keinginannya untuk memasukkan genre seperti heavy metal dan trot ke dalam Musim 2.
Ketika ditanya kembali mengenai gagasan itu, Maggie Kang masih secara positif untuk menyisipkan musik Trot dalam film tersebut.
"Pikiran saya tidak berubah, tetapi ceritanya belum ditetapkan. Trot adalah gaya Korea yang sangat unik, dan saya ingin memperkenalkannya lebih luas secara global. Heavy metal juga merupakan bagian dari fondasi K-Pop, jadi saya ingin menampilkannya juga," imbuhnya.
kpop demon hunters/ Foto: Sony Pictures Animation
Pada momen konferensi pers tersebut, Chris Appelhans ditanya soal kehadiran karakter Jinu yang pada musim pertama diceritakan meninggal dan menjadi demon.
"Jinu, tentu saja, masih hidup di hati kami. Selain itu, saya tidak bisa mengatakan apapun lagi," ujarnya tidak ingin banyak memberikan bocoran.
Dalam menggarap musim kedua ini, para sutradara merasa memiliki hubungan yang sangat dekat dengan para penggemar, bahkan seperti keluarga.
Dalam mengerjakan musim kedua, mereka tetap berpegang pada semangat awal pembuatan film, sambil menghadirkan hal baru yang lebih berani dan mengejutkan, tanpa kehilangan identitas khas Korea.
"Hubungan antara film kami dan para penggemarnya terasa sangat istimewa. Para penggemar menemukan film ini dan membantu membawanya ke seluruh dunia. Bagi saya, mereka seperti keluarga. Saat kami mengerjakan Musim 2, sumber inspirasi utama kami adalah semangat yang kami miliki saat pertama kali membuat film ini," katanya.
"Itu tidak berarti mengulangi hal yang sama, kami ingin mengejutkan penggemar, melanggar aturan, dan memperluas batasan. Tetapi pada intinya, jiwanya akan tetap khas Korea," beber Chris Appelhans.
(arm/fik)
Loading ...

9 hours ago
3

















































