Jakarta -
Model dunia Gigi Hadid akhirnya angkat bicara setelah namanya dan sang adik, Bella Hadid, muncul dalam dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files.
Lewat komentar di Instagram yang kini telah dihapus, Gigi memberikan klarifikasi tegas untuk meluruskan isu yang beredar. Ia menegaskan tidak pernah memiliki hubungan apa pun dengan Jeffrey Epstein, sosok yang dikenal sebagai pelaku kejahatan seksual.
"Saya ingin menyatakan dengan tegas bahwa saya tidak pernah memiliki hubungan apa pun dengan manusia menjijikkan itu," tulis Gigi.
Nama Gigi dan Bella muncul dalam dokumen setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) merilis transkrip e-mail tahun 2015 antara Epstein dan seseorang yang identitasnya tidak diungkap.
Dalam e-mail tersebut, orang itu menanyakan bagaimana Hadid bersaudara bisa sukses sebagai model dan menghasilkan banyak uang. Bahkan, ada dugaan bahwa ayah mereka, Mohamed Hadid, membayar agensi untuk membantu karier anak-anaknya.
Namun, dalam balasan e-mail itu, Epstein justru membantah tuduhan tersebut.
"Karena mereka mengikuti arahan, sesederhana itu," tulis Epstein.
Gigi mengaku sebenarnya sempat memilih diam. Ia tidak ingin komentarnya justru mengalihkan perhatian dari para korban yang menjadi fokus utama dalam kasus ini. Namun, setelah mendapat tekanan dari netizen, ia merasa perlu memberikan penjelasan.
"Saya tidak berkomentar karena tidak ingin mengalihkan perhatian dari kisah para korban nyata, tetapi komentar Anda membuat saya sadar mungkin ini belum jelas dan penting untuk memberi tahu," ujarnya.
Ia juga mengaku merasa ngeri membaca namanya dibicarakan oleh seseorang yang bahkan tidak pernah ia temui.
"Mengerikan membaca seseorang yang bahkan belum pernah Anda temui berbicara tentang Anda seperti itu, apalagi dalam konteks seperti ini," kata Gigi.
Gigi juga menegaskan bahwa meski ia tumbuh dalam keluarga berada, kesuksesannya tidak ada kaitannya dengan Epstein. Ia menyebut kedua orang tuanya, Mohamed Hadid dan Yolanda Hadid, selalu menanamkan nilai kerja keras dan melindungi anak-anaknya.
Sebagai informasi, Jeffrey Epstein pertama kali terjerat kasus prostitusi anak pada 2005 dan sempat dipenjara selama 13 bulan. Ia kembali ditangkap pada Juli 2019 atas tuduhan perdagangan seks anak di bawah umur, namun ditemukan tewas di selnya sebulan kemudian.
Dokumen Epstein Files sendiri mulai dibuka ke publik setelah disahkannya undang-undang transparansi di Amerika Serikat pada November 2025. Sejak itu, DOJ merilis berbagai dokumen secara bertahap.
Dalam rilis terbaru awal 2026, banyak nama tokoh dunia ikut terseret, mulai dari yang memiliki interaksi langsung hingga yang hanya disebut sepihak oleh Epstein. Beberapa di antaranya termasuk Woody Allen, Elon Musk, Bill Gates, hingga Pangeran Andrew.
Meski begitu, pihak berwenang menegaskan bahwa munculnya nama dalam dokumen tersebut tidak otomatis berarti seseorang terlibat atau melakukan tindakan kriminal.
(yoa/and)
Loading ...

5 hours ago
2

















































